Sakamichi Review : Hinatazaka46 Doremisolasido

Single kedua Hinatazaka46 Doremisolasido sudah dirilis pada 17 Juli 2019. Setelah Kyun, ini jadi single kedua Hinata tahun ini, masih ada fall single terakhir tahun ini kalau mereka mengikuti pattern Nogi dan Keyaki. Nah, sekarang untuk summer single pertama Hinata, jujur saja aku kurang suka.

Itu untuk di akhir artikel, jadi sekarang seperti biasa akan kubahas mulai dari cover, lagu, dan terakhir conclusion. Langsung saja, ini dia Sakamichi Review untuk Hinatazaka46 Doremisolasido.


Covers Coverage

Ada 4 cover kali ini sama dengan Kyun, dan kali ini lebih cocok dengan nuansa summer dengan penggunaan warna cerah dan fontasi a la grafiti. Untukku ini seperti perpaduan cover Taiyou Knock dan Nigemizu, which is good. Tidak banyak yang bisa dibahas dari segi cover, karena tidak ada yang benar-benar menarik.

Okelah, poin bisa diberikan kalau ini menyangkut konsep, karena covernya juga menunjukkan image Hinata yang ceria. Tapi setelah Kyun, yang mana covernya jauh lebih bland dari ini, ini mirip Nogi, tapi mereka tidak terlalu butuh introduction kan? Di cover Doremisolasido, font “Hinatazaka46” terlalu kecil dan tidak kelihatan.

Jadi, meskipun bagus-bagus saja covernya, untukku kurang kalau dilihat dari segi PR yang seharusnya juga pe-er terbesar Hinata saat ini.


Tracklist

Doremisolasido (ドレミソラシド)

Sakamichi Review : Hinatazaka46 Doremisolatido MV

Well, untuk lagunya, sedikit lebih baik saat mendengarkannya dibanding saat review MV. Memang sih bukan tipe lagu yang mudah nyantol sekali dengar, tapi okelah. Untuk urusan ini juga sebelas duabelas dengan Kyun karena hanya satu kata yang dijadikan fokus.

Dan sekali lagi, justru bagian ini yang membuatku agak kurang suka dengan lagunya. Overall sih oke, tapi untuk “doremi doremi doremi remi remi do do remi doremisolasido” itu yang membuatku merasa approach Hinata yang beda dengan dua kakaknya. I’m not hating this one, just not really my cup of tea.

Rate : ♥♥♥

Kitsune (キツネ)

Sakamichi Review : Hinatazaka46 Kitsune

Lebih upbeat dibanding title song, dan aku lebih suka lagu ini karena nuansanya mirip dengan lagu retro. Mix dengan sound yang lebih modern juga, jadi bisa dibilang musiknya lebih serius daripada Doremisolasido. Satu lagi, disini kita bisa mendengar vocal range yang lebih variatif.

Pembagian line di Kitsune membuat vocal range di lagu ini lebih terasa. Bisa didengar beberapa member yang punya distinguishable vocal lebih keluar dan untungnya membantu harmonisasi secara keseluruhan.

Rate : ♥♥♥♥

(Type-A) My god / 1st Generation

Untuk yang mencari lagu yang lebih slow, My god bisa jadi pilihan. Di lagu ini lebih cocok didengarkan saat santai. Okelah, tidak sesantai itu, tapi setidaknya lagu ini membawa nuansa yang beda dari dua lagu sebelumnya. Jadi, apa lagu ini bagus?

Well, tergantung sih. Untukku lagu ini lumayan saja, tidak ada efek mudah nyantol di kuping dan semacamnya, juga tidak sebagus itu dari musiknya. So-so saja, jadi yah, coupling memang begini sih, kadang bagus, kadang biasa saja, tidak jarang juga jelek. Lagu ini masuk kategori kedua.

Rate : ♥♥♥

(Type-B) Cage

Sakamichi Review : Hinatazaka46 Cage

Lagu yang nuansanya paling mirip dengan Hiragana, atau tepatnya negara asal Hinata. Monolog yang transisinya oke ke lagunya membuat Cage masuk kategori lagu yang oke dari single ini. Untuk lagu unit, Cage sudah oke padahal member yang ikut di lagu ini termasuk “kasta kedua”

Miku, Mei, Kawata, dan Akari sebenarnya bukan member yang akan kubilang “oke” untuk urusan vokal, tapi untungnya disini mereka tidak seburuk itu. Malah, diatas ekspektasi sejak MV-nya keluar. Bagus sih kalau Hinata terus membuat unit seperti ini kedepannya.

Rate : ♥♥♥1/2

(Type-C) Yasashisa ga Jama wo Suru (やさしさが邪魔をする)

Sakamichi Review : Hinatazaka46 Yasashisa Ga Jama wo Suru

Beda dengan Cage yang mengejutkan enak padahal membernya biasa saja, Yasashisa Ga Jama wo Suru yang ada Katoshi -yang dari sebelumnya membuatku lumayan terkesan- Miho dan Hinano, lagu ini tidak terlalu oke. Bagus sih, tapi masih sedikit dibawah Cage.

Well, disini Katoshi terlalu dominan dari awal sampai akhir. Mungkin juga faktor vocal range-nya yang lebih tinggi, tapi ini cukup mengganggu. Padahal dari sedikit bagian yang bisa terdengar, Hinano bisa terdengar menjanjikan. Overall, harmonisasi ketiganya cukup oke, hanya agak miss.

Rate : ♥♥♥1/2

Dash & Rush

Intro lagu ini seperti mengingatkan ke arcade game lawas. Dan benar saja, lagu ini penuh suara digital dari awal sampai akhir, which is definitely not my pick out of the bunch. Untungnya, dan anehnya, impresi lagu ini tidak sejelek itu untuk sounds yang bukan seleraku.

Lagu ini seperti cocok saja untuk anime dan semacamnya, actually a compliment coming out of me. Tapi aku tidak bisa menghilangkan perasaan “dimana aku pernah mendengar lagu ini sebelumnya” sampai sekarang…

Rate : ♥♥♥


Conclusion

Overall, Hinatazaka46 Doremisolasido tidak membawa sesuatu yang benar-benar baru, justru malah, sebaiknya jangan berekspektasi banyak dengan rilisan kali ini. Well, kalau dilihat dari review memang tidak ada lagu yang benar-benar jelek, tapi juga hanya satu yang mendapat rate 4.

Dan satu lagu itu juga adalah yang punya MV paling meaningless dari semua MV untuk single ini. Jadi, meskipun lagunya bagus, tetap saja poin utamanya dari MV. Belum lagi hanya coupling. Jadi ini tidak berakhir sebagai nilai jual lebih. Untungnya, untuk lagu unitnya cukup membantu.

Jadi pendapat finalku untuk Doremisolasido adalah, untuk keseluruhan single materi yang dibawa bagus, dan tidak terlalu berusaha menonjolkan image Hinata seperti MV. Tapi seperti yang kubilang diatas, pe-er Hinata untuk urusan PR masih jauh dari kata sempurna.

Bagaimana pendapat kalian tentang single ini?

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Mac Orionid
redmoon.macorion@gmail.com

One thought on “Sakamichi Review : Hinatazaka46 Doremisolasido”

  1. Gw gak komen soal nilai2 lagunya. Tapi mau ngasih uneg2 gw ttg hinata.
    Gw ngerasa kalau makin kesini karakter lagu2nya hinata itu makin mirip ama hkt. Cringy, childish, dan bisa buat telinga “berdarah”.
    Lagu emang masalah selera. Tapi jujur gan, lagu2 hinata sekarang gak ada yg pas di selera gw. Gak pas plus gampang bgt dilupain. Sayang bgt emang.
    Gw suka banyak lagu mereka pas masih hiragana. Dulu pas masih hiragana, karakter lagu2 mereka itu unik. Gak ada yg nyamain. Pas berubah jadi hinata, mereka jadi semakin kaya hkt dan hello pro.

Leave a Reply