Sakamichi Review : Hinatazaka46 Doremisolatido MV

Pada 11 Juni kemarin, Hinatazaka46 baru saja merilis Doremisolatido MV. Ini jadi single kedua Hinata setelah Kyun. Yang mana juga bisa dibilang medioker sesuai reviewku waktu itu. Apa kali ini akan berbeda? Well, ini dia Sakamichi Review untuk Doremisolatido MV.


Jujur saja, pertama-tama aku mau bilang kalau untuk single ini aku kurang tertarik. Bukan apa-apa sih, tapi setelah Kuroi Hitsuji dan Sing Out, dan lagu Yoshimoto pun lumayan juga meski tidak kureview, susah untuk membayangkan Doremisolatido akan punya efek serupa. Yah, ini sih terpengaruh Kyun yang kurang nendang.

Selain itu pemilihan senbatsu -is that the right terms?- yang kurang lebih sama dengan Kyun juga tidak membuat excited. Bahkan, saat single ini diumumkan, ini jadi yang pertama kalinya sejak Hadashi aku tidak membuat prediksi senbatsu. Untuk Keyaki, aku sudah membuat prediksi sejak Sekai ni wa Ai Shikanai.

Meski harus diakui masuknya Channibu dan Kawata ke front row adalah kejutan menyenangkan. To say the least, bisa ada dinamika member tidak terpaku ke beberapa member saja. Meski centernya masih Nao, yang jujur saja untukku mungkin center yang apa ya istilahnya…..nobody against her but not really excited about it either. She’s just…..there standing at zero post.

Dua faktor ini yang membuatku agak malas juga. Belum lagi melihat Doremisolatido MV untuk pertama kali. Makin malas saja. Kalau mau dirampungkan dalam satu kalimat; what the hell I’ve just watched. Yeah, it was that bad of an impression.

Pertama-tama, yang kuingat pertama kali adalah Girl’s Rule, mungkin karena set-nya di dasar kolam. Should be better if they take off the damn shoes and go barefoot instead. It is summertime. Tapi ini masih bisa dimaafkan kalau mengingat tidak ada storyline disini (lagi). 🙄

Biasanya kalau tidak ada storyline, masih bisa terbantu camera works, tapi disini mengecewakan. Frankly said, this is one of the worst. Partly, to be fair. Untuk solo shot sih tidak ada keluhan ya, porsinya sudah oke dan masing-masing mendapat bagian, tapi untuk group shot, parah.

Ada tiga angle yang bisa diperhatikan; long shot, close up, bird eye. Tidak ada yang salah. Kalau dilihat satu-satu masih lumayan, tapi editing macam ini, maaf saja, kasar. Beberapa kali bisa dilihat scene yang dipotong begitu saja, atau angle yang berbeda dengan poin koreonya. Saat seharusnya bird eye malah close up, atau sebaliknya. Malah bikin pusing.

Belum lagi apa yang dipikirkan saat memiringkan kamera 45° -this is not noughties- dan slo-mo yang menggunakan scene yang bahkan tidak terlihat dari koreonya. Konklusinya, aku sama sekali tidak menikmati camera works dari Doremisolatido. Selanjutnya ke koreo.

Mungkin ini satu-satunya nilai yang agak bagusan dari MV ini. Untuk mudahnya kusebut penguin dance saja. Bagus sih, sesuai image Hinata biarpun agak over the top. Disini aku melihat bagusnya Channibu bisa masuk front row, tapi kalau preferensi pribadi, aku akan menukar Kawata dengan Otake atau Konoka yang lebih ekspresif.

Untuk hal lain seperti set, kostum, nilainya cukup saja. Nuansa summer-ish masih terasa kalau mengingat ini adalah summer single. Untuk lagunya…. well ini nantinya akan ada sendiri, tapi sebagai gambaran saja, still not growing on me. Yet.


Overall, Doremisolatido bukan lagu dan MV yang membuatku menilainya “decent” rather than “boring”. MV ini lebih mirip coupling daripada title song. Semuanya terasa terlalu sederhana kalau tidak mau dibilang malas untuk ukuran title song. Belum lagi masih banyak masalah.

Masalah geoblocked di Youtube yang membuat MV ini hanya bisa dilihat di official website juga menyebalkan. Come on Hinata. Tidak berpartisipasinya Memi juga cukup jadi pertanyaan. Memang sih kalau pecahan dari Republic, mau bagaimana juga pasti ada sifat jelek yang dibawa-bawa meski sudah merdeka.

Tapi kembali lagi, pasar yang dituju Hinata memang yang seperti ini. Banyak yang suka dengan MV simpel seperti ini. Dan banyak yang bilang menonton MV ini membuat mereka tersenyum dan aku setuju. Koreonya lovely, meski bukan selera setiap orang, kupikir ini poin yang bisa disetujui semua orang.

Akhir kata, I don’t give a damn about “happy aura” thing, the only matters for me is reviewing things and be objective about that. Whether it’s good or bad, I do it from my POV. The next thing is watching Mana & Miku. 

Bagaimana dengan kalian?

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Leave a Reply

  1. Yop! Setuju dengan sepatu! 😀

    MV ini konsepnya mirip dengan Kyun, yaitu MV dance. Tapi, ane lebih suka Kyun karena pengambilan gambarnya lebih dinamis. Member ngedance di beberapa tempat dan setiap tempat itu menonjolkan bagian dance dari member-member itu. Kalo ini, ditumpuk jadi satu di satu tempat. Jadinya ga menarik di mata ane. Kalo aja ane ga ada yang diilerin udah ane matiin diawal video. 😀

    Ane juga liat kalo mnjemen atau tim produksi MV ini berusaha menonjolkan trademarknya Hinatazaka. Pertama dari dance yang banyak pake simbol2 Hinata, macam gestur jari “Hi” pas tangan naik, lalu pose tangan mirip sayap burung yang juga seperti huruf hiragana “Hi”, dan yang paling keliatan jelas adalah tone warna biru yang kebangetan pakenya. Kostum, lantai kolam, kain yang digantung disekitar kolam, langit. Mungkin mereka pengen bikin MV yang bener2 kuat unsur Hinatazakanya. Tapi, di mata ane, ini hanya merusak tema yang sebenarnya bisa lebih bervariasi. Bisa jadi Hinatazaka ini jadinya kayak Keya yang temanya gitu2 aja.

    Lalu, ada dua part kan disini, yang bagian dance dan solo part. Dance part mendominasi MV ini dan solo partnya cuma seupil. Menurut ane, seharusnya presentasenya dibalik. Gaya atau tema pengambilan gambar solo part seharusnya lebih banyak, dan dance part bisa disisipkan disana sini, lalu full dibagian akhir sebagai klimaksnya.
    Kalo boleh berandai-andai, bisa dibikan cerita macam ini. Anak-anak Hinatazaka pulang dari sekolah di hari terakhir sekolah mereka di musim panas dan masuk ke liburan musim panas. Lalu, dishot tiap member atau beberapa pasang member dalam perjalanan pulang dan bertemu di kolam itu. Disitu, mereka kerja sambilan membersihkan kolam sambil main-main. Nah, ini bisa jadi sebagian besar shot yang dipakai di MV. Ane bisa bayangin Tomita gangguin senpainya, Iguchi bikin muka aneh, Hiyotan dan Hinachan main kejar-kejaran, Kumi kumat gilanya, dan lain sebagainya. Dan kostum yang dipakai juga sama dengan kostum pas solo shot. Lebih santai dan nyaman. Gini juga bisa nunjukkin happy aura mereka, daripada pake full dance video macam MV ini. Dan yang pasti, mereka juga harus telanjang kaki. 😀

    Ane mungkin masih bisa menikmati karena lihat member yang manis-manis, terutama ayank Konoka. Tapi, jujur nih, beberapa dari mereka keliatan senyumnya dipaksa. Kalo misalnya pake cerita ane diatas, ane yakin deh, member bisa nunjukkin senyum yang lebih natural dan lebih enak ditonton. Jadi dishot pake style candid gitu.

    Jadi, nilai ane untuk MV ini, 2/5. Sekarang tinggal tunggu apa mereka juga bakal mempromosikan single ini dengan Doremi dance, macam Kyun dance kemaren. Kalo iya, keliatan banget ga kreatifnya tim promosi/mnjmn grup idol ini. 😀

  2. @mastoppu
    Kok andai andai an ente malah mirip girls rule yak :v

    Well entah kenapa pas bagian dance mereka yang kamera nya keatas
    Mereka kelihatan berantakan dance nya . W malah bener bener pusing liat dance mereka ga beraturan bat dah.

    Tapi entah mengapa w lebih ini dari Kyun
    Entah lah dari kedua single ini yg lebih nyangkut tapi single Hinata kok susah bat buat nyantol harus denger sampai habis baru bisa nyantol beda bat sama nogi dan keyaki

    Masa w cuma suka beberapa bagian aja di bagian lagu. Sedangkan MV haaah agak males liat MV karena dance nya yg berantakan

    Banyak bat fans yang bilang ini MV fresh
    Tapi ke freshan nya itu malah hilang pas di bagian dance
    Ya Allah ngomong opo iki :v

    Pokoknya gitulah
    W malah lebih menunggu lagu summer nya nogi dari pada ini :v

  3. Itu kain2 yg digantung disekitar kolam emang adanya gtu atau sengaja buat MV ini ya?
    Klo sengaja buat MV ini mlah unfaedah, dri bbrp angel mlah nutup pmadangan gunung hijau dibelakang, kan lbih krasa summernya klo gunung hijau dan langit yg cerah terlihat jadi bqckground mmber yg sednag menari2 di kolam ktimbang kain biru 😀

    Langit biru, kolam biru, kostum dominan biru (ganti warna kek, msak single 1 n 2 sama2 biru), kain2 biru, dan satu2nya pmandangan gunung berwarna hijau malah tdk maksimal dimanfaatkan, juga scene yg jlan disawah jg seiprit, rada ngebosanin jg MV ini 😀

    Cuma Miho yg buat asyik ngelihat MV ini, tehe..!!! 😀

    Pnilaian akhir: 3 / 5