IZ*ONE Neko ni Naritai MV Review

Well memang sih, MV untuk Neko ni Naritai ini tidak dirilis resmi. Aku sendiri baru melihat MV ini akhir pekan kemarin. Terima kasih kepada mereka yang membagikan MV bonus ini. Boy, they sure did make a lot of greenbacks with this single, almost all material released exclusively.

Suki to Iwasetai yang dirilis 6 Februari kemarin, seperti sudah kukatakan sebelumnya, banyak type dan cover, belum lagi bonus dan hadiah tiket event, belum lagi undian untuk ikut sesi high touch. Tapi sayangnya, dari lagunya belum kulihat impact yang kentara.

Nah, sebagai MV yang dirilis hanya untuk bonus single, apakah Neko ni Naritai dan Gokigen Sayonara bisa mengangkat pamor IZ*ONE? Well, kita lihat nanti. Sekarang review saja dulu MV dari Neko ni Naritai.

Neko ni Naritai dibawakan unit Jjoyul, Yena, Kkura, Minguri, dan Nako. Seperti kukatakan dalam review single -rasanya ini pertama kali aku mereview lagunya duluan dan baru MV selanjutnya- lagu ini memberi kesan yang oke saat pertama mendengarkan.

Untuk MV, dibuka dengan scene close-up dari kelima member unit ini. Selanjutnya random dance di rooftop. Oke, storyline bukan jadi kekuatan utama, sama seperti MV-MV sebelumnya. Karena tidak ada yang bisa dibahas lebih jauh, keseluruhan MV hanya dua adegan awal yang berulang.

Well, mungkin ada cerita masing-masing, tapi saat scene beralih, sama sekali tidak ada kontinunitas. Ambil contoh Minguri yang di awal duduk di bus, lalu saat bagiannya lagi dia sudah duduk di tengah jalan. Terakhir dia ada di sebuah gudang yang gelap.

Beberapa yang paling aneh termasuk Jjoyul yang tiba-tiba ada di eskalator, Kkura yang pindah dari photobooth ke bar, Nako yang tiduran di karpet di sebuah rooftop, hanya Yena yang perpindahan scene-nya tidak berubah terlalu banyak, hanya kamar dan di sekitaran pagar saja.

Jujur saja, agak membingungkan melihat MV Neko ni Naritai ini. Meski dari konsep, mengarah ke lagunya, sudah cukup jelas kalau intinya adalah keinginan menjadi kucing yang tidak terpengaruh oleh beban dari manusia. Cliche, but this MV doesn’t do justify.

Sedikit hal yang kurang kusukai adalah -mungkin ini aneh sih- sedikitnya penggambaran kucing. Oke, mungkin memang maksud dari lagu ini tidak secara literal, bagian kucingnya mungkin sudah cukup di dance, tapi tetap saja, ada yang terasa kurang.

Membicarakan dance, cukuplah. Di MV ini tidak terlihat terlalu banyak jadi aku melihatnya dari showcase. Disini aku melihat Neko ni Naritai termasuk kasus langka dimana dance a la idol Jepang bisa terlihat oke dengan lagu yang bertempo lambat seperti ini.

Bukan berarti di K-Pop tidak pernah ada dance a la kucing seperti ini, tapi lagunya jauh lebih upbeat, menurutku bagaimana dance seperti ini bisa bekerja dengan lagunya adalah sesuatu yang patut diapresiasi. I mean, I find this dance become less annoying than usual.

Overall, Neko ni Naritai adalah MV yang termasuk standar untukku. Tidak banyak yang bisa ditangkap dari MV yang cenderung gelap -kapan MV ini dirilis ke Youtube? Mungkin saja bisa lebih jelas dilihat- dan storyline yang terbilang kurang bisa dinikmati.

Well, mungkin juga karena sebelumnya aku mereview Kuroi Hitsuji yang penuh dengan easter eggs, jadi MV ini terasa kurang. Secara umum, aku mungkin tidak akan menonton MV ini dua kali, lebih enak menonton performance mereka dari showcase.

Kalau dibandingkan dengan Gokigen Sayonara, sayang sekali, Neko ni Naritai kurang oke dari konsep, storyline, dan pengambilan gambarnya. Bagaimana dengan kalian?

All images and videos used is credited by it’s respective owners

Mac Orionid
redmoon.macorion@gmail.com

Leave a Reply