Keyakizaka This Year 2018

Keyakizaka This Year 2018 kali ini adalah kelanjutan dari seri artikel #SakamichiThisYear. Seperti biasa, ini dia rangkuman dari apa yang terjadi pada Keyakizaka46 selama tahun 2018, baik Kanji maupun Hiragana. Setelah beberapa minggu lalu artikel This Year 2017 dan juga Nogizaka This Year 2018.

Bisa dibilang ini adalah tahun perubahan untuk Keyaki, terlalu banyak yang terjadi selama 2018 ini, lebih banyak dari yang bisa dipikirkan. Ujung-ujungnya, masa transisi yang membuat banyak orang cukup frustasi. Langsung saja, ini dia Keyakizaka This Year 2018.


Release

Glass wo Ware dan Ambivalent menjadi single keenam dan ketujuh dari Kanji. Hashiridasu Shunkan menjadi rilisan dari Hiragana. Rilisan Kanji di tahun ini kembali kurang dari pattern biasanya yang sampai 3 rilisan. Setelah tahun lalu digantikan Masshirona, kali ini posisinya diambil Hiragana.

Diambil mungkin kata yang sedikit berlebihan, tapi tempo Kanji memang semakin melambat. Dari lagunya saja, Garasu masih menjadi lagu yang rock, membawa nuansa dari Fukyouwaon tapi lebih mainstream. Rilisan terakhir dengan 21 member original Kanji, Garasu tidak bisa tidak adalah yang terbaik dari Kanji di 2018.

Hashiridasu Shunkan membawa lagu-lagu yang fresh untuk Keyaki, tapi karena ini album untuk Hiragana, kreditnya jadi berubah. Yah, jelas kemana arah Hiragana dan Kanji masing-masing, tapi toh dinilai dari musiknya saja, Hashiridasu jadi perubahan suasana yang oke.

Terakhir, Ambivalent jadi single dimana perubahan terjadi untuk pertama kalinya di Kanji. “Senbatsu” tidak lagi 21, itupun masih sering ditambahi seringnya beberapa member absen dalam performance. Bahkan sampai Kouhaku, formasi Kanji malah sudah sering ditambal oleh member Gen 2. Ini lanjut di segmen selanjutnya.

Overall, dua single dan satu album untuk Keyakizaka This Year 2018 ini bisa dibilang lebih oke untuk fans Hiragana. Untuk Kanji, well, tidak ada perbedaan yang berarti. Hiragana did their share and yet, make us craving more from them.


Graduation

Akhirnya (?) ada member yang graduate dari Keyaki, jadi topik ini jadi banyak perhatian. Tapi sebelum membahas graduation, ada hal lain yang layak dibahas; hiatus. Terhitung sejak awal 2018, member bergantian memasuki masa hiatus.

Pertama Zuumin yang hiatus, dia absen di Glass wo Ware hampir selama keseluruhan masa promosi karena alasan kesehatan. Begitu juga Tecchi yang menghilang di waktu yang sama. Well, bukan tepat menghilang tapi absen karena banyak kegiatan solo, sementara Zuumin sempat mengisi posisi center Garasu dengan Yuipon.

Aoi hiatus beberapa saat setelahnya karena alasan pendidikan. Dia tidak kembali sampai PB Kanji dirilis, momen yang sama Mona kembali setelah hiatus pasca Garasu dan absen total di Ambivalent karena skandalnya. Mona absen selama 8 bulan, sebelum akhirnya graduate di bulan November.

Dari Hiragana, Kage hiatus sejak bulan Juni karena mengikuti ujian masuk universitas, dan entah aku yang kelewatan atau bagaimana, tapi setahuku tidak ada pengumuman tentang hasilnya. Dia belum kembali sampai memasuki 2019. Zuumin menjadi member pertama yang mengumumkan graduation, much of fans dismay. 

Yone menjadi member kedua yang mengumumkan graduation, dan yang pertama resmi grad dari Keyaki per tanggal 22 November. Terakhir, Mona yang -entahlah apa namanya, graduate or sacked- juga mengumumkannya di November dan dari keterangan, effective immediately. 

Dengan kata lain dia langsung keluar tanpa alasan. Masuk akal juga karena toh dia hiatus secara AWOL, ditambah angin yang berhembus sama sekali tidak mengenakkan. Untungya dia masih mendapat segmen perpisahan di Keyakake. Dan aku sama sekali tidak ingin membahas rumor tentang Mona, karena untukku tidak masuk akal.


New Entry

Member Kanji Gen 2 dan Hiragana Gen 3 jadi new entry untuk Keyakizaka This Year 2018. Mengingat tahun lalu Hiragana Gen 2 sudah masuk, hadirnya Kamimura Hinano sebagai satu-satunya member Hiragana Gen 3 ini adalah sesuatu yang dipaksakan.

Itu kalau tidak mau dibilang WTF. Dan sama seperti member Gen 4 Nogi, aku masih belum mendapat panggilan untuk mendalami lebih jauh untuk member baru Keyaki. Mungkin baru tahun depan aku benar-benar akan serius untuk menulis tentang mereka, untuk sekarang sih tidak dulu.


Uprising

Well, untuk segmen ini, sebenarnya tidak ada nama baru yang bisa disebut. Kebanyakan aktivitas Keyaki di 2018 ini hanya kelanjutan dari apa yang mereka sudah lakukan di 2017, katakan saja Oda yang jadi selebritis regional dan ikut dalam beberapa proyek film.

Pon dan Neru juga beberapa kali terlibat di drama pendek, yang paling kentara tentu Tecchi yang jadi peran utama di Hibiki. Filmnya bisa dibilang meledak dan nama Tecchi mendapat penghargaan sebagai pendatang baru terbaik di 31st Nikkan Sports Award.

Mizuho mendapat kontrak exclusive model, dan Naako cukup sukses lewat manga bulanannya. Dan untuk tambahan, Monta mendapat highlight di akhir tahun karena menjadi center Ambivalent. Yah, di akhirnya dia tetap kalah dari Pon sih.

On the flipside, Hiragana masih belum punya member yang bisa membawa nama grup. Kesempatan yang lebih sedikit bisa jadi alasan, tapi mengingat ini adalah tahun referendum, mulai dari acara sendiri sampai album, rasanya ada yang kurang kalau melihat Hiragana masih terpaku pada grup alih-alih individu.

Kalau harus menyebut tiga nama yang paling menonjol tahun ini, pilihan pertama jelas jatuh pada Tecchi. Dia absen terlampau sering dari grup, tapi diluar grup, pekerjaannya bisa dibilang sukses besar. Jelas ini bisa membawa fans baru, mengingat posisinya yang absolut di Keyaki.

Ada dua sisi untuk itu, tapi ya sudahlah. Kredit lebih tetap layak disematkan. Member kedua yang cukup naik untuk Keyakizaka This Year 2018 ini mungkin Neru. Dia punya jam terbang individu yang paling banyak dari seluruh member dan mulai menjadi spokesperson utama Keyaki.

Untuk member ketiga, dia menunjukkan kemajuan yang cukup besar tahun ini, Yuuka. PB jadi satu alasan, tapi secara keseluruhan, dia terlihat cukup sering wara-wiri untuk acara on air. Bisa dibilang ini progress yang bagus dari captain. Meski dia masih harus berusaha lebih keras lagi.


Photobook

Untuk PB grup, harus menunggu sampai bulan November, sementara untuk PB individu, tahun ini kita mendapat Yuuka, Zuumin, dan Miho. Untuk Yuuka, ini juga alasan kenapa dia termasuk member uprising untuk Keyakizaka This Year 2018, tapi gaung PB ini tidak terlalu terdengar.

PB Zuumin diumumkan hanya beberapa minggu sebelum pengumuman graduate-nya, jadi terdengar sampai kemana-mana. Dan benar saja, ditambah tema yang cukup berani, PB ini menjadi kado terakhir bagi Zuumin di Keyaki.

Untuk Miho, ini yang cukup mengejutkan. Kupikir kalaupun Hiragana akan mendapat PB, paling hanya Gen 1 yang dapat kesempatan, tapi ternyata malah Miho duluan. Yah, setelah dipikir-pikir, mengingat kesempatan untuk dapat PB bagi Hiragana bisa dibilang merata, Miho mungkin pilihan aman.

Kenapa? Karena bagi Gen 1, ini pendapat pribadiku, they’re goofing around too much, PB ditujukan untuk member dengan karakteristik tertentu, ini yang tidak dimiliki oleh member Gen 1. Not exactly sex appeal, rather it was the capability to convey the message.

….Ok, that’s weird. Yang pasti, untuk PB tahun 2018 ini, efeknya masih sama saja seperti 2017.


Images

Masih dengan image misterius seperti biasa untuk Kanji, dan ceria untuk Hiragana, apa yang kita dapat di Keyakizaka This Year 2018 ini masih sama saja seperti sebelum-sebelumnya. Dan untukku, tidak ada yang bisa dibahas lebih lanjut untuk segmen ini.

Yang kulihat adalah, dari preferensiku pribadi, Hiragana lebih enak untuk dinikmati lewat variety. Dalam hal ini spesifik pada Keyakake vs Hiraoshi, aku tidak akan bilang semua episode Keyakake jelek, ada beberapa episode bagus tapi belum bisa bersaing dengan Hiraoshi untuk urusan fun.

Jadi, ini alasan utamaku lebih memilih Hiragana di Keyakizaka This Year 2018 ini. Yah, semoga di 2019 nanti, Kanji bisa menghadirkan sesuatu yang lebih menghibur, terutama lewat member-member baru. Karena toh amunisi Hiragana di 2019 hanya satu member saja.

Oh, baru ingat. Keyaki mulai merambah modelling lebih serius di tahun ini. Belum sebanyak Nogi, tapi arahnya juga sepertinya ditujukan kesana. Jujur saja, PR Keyaki masih banyak dalam hal ini.


Final Words

See you next year

Well, Keyakizaka This Year 2018 ini menjadi tahun perubahan besar bagi Keyaki. Dan mungkin saja ramalanku akan salah lagi, tapi untuk 2019, I’ve held my hopes up high. Pertama, kemungkinan center shifting jadi lebih besar terutama untuk 8th single.

Faktornya sudah jelas ya, ditambah lagi member baru. Kalau formula airdropped diterapkan lagi, aku masih akan menentang, tapi mengingat ini bukan hal baru bagi manajemen, kalaupun terjadi ya apa boleh buat. Jalan sudah terbuka, tinggal menentukan arahnya.

Satu hal, apa masih ada yang meratapi Bonds of 21 sekarang? Bet my ass it wouldn’t. Bagaimanapun pendapat kalian tentang kehadiran member baru, 3 tahun adalah waktu yang lama. Belum lagi Hiragana adalah entitas terpisah yang sekarang, benar-benar terpisah.

Tahun roller coaster 2018 akan berakhir, begitu juga dengan semua ketidakpuasan -terutama dariku pribadi- akan Keyaki di tahun ini. Sekarang, aku akan fokus pada 2019 dan berharap kalau tahun depan tidak akan semengesalkan sekarang.

All images and videos used is credited to it’s respective owners

13 Replies to “Keyakizaka This Year 2018”

  1. Menurut g pribadi, tahun 2018, kanji bener” loyo
    gk BERANI seperti tahun sebelumnya,
    atau ini hanya karena hiragana yg semakin bersinar?

    gua sndiri suka keyaki dan suka kanji dan hiragana
    so balance gua emng suka grup nya musik dan dll dl dll

    BUT

    entah kenapa kohaku tahun 2017 kayak garis start untuk kesialan atau lebih tepatnya hal buruk yang akan terjadi pada kanji

    walaupun BANYAK hal baik yg trjadi pada member secara individual, tapi seperti yg g blng sebelumnya,
    semoga bukan hanya perasaan gua aja, tapi hiragana bener” terang tahun ini, ibarat mobil, di tahun ini mereka tancap GAS POLL, sedangkan kanji yang sebenernya udh jauh di depan tapi skrng malah suka injak REM tiba”

    Grad nya member, dan hiatusnya member, menurut gua datang di saat yg tepat, yang mana TEPAT untuk memberikan REM pada kanji.
    tapi bagi mereka yg grad, semoga tujuan baru nya tercapai, dan bagi mereka yang hiatus, tolong cepat kembali

    Agak sulit ngebayangin kalau keyaki akan punya 2 jenis A-side nantinya
    gua sndiri berfikir lbh baik gk ush pikirin akan ada 2 jenis A-side atau engga nya,
    hiragana lagi dalam momentum baik, terusin kyk skrng aja menurut g lbh baik
    sadar atau engga, CMIIW hiragana lakuin lebih banyak LIVE ketimbang kanji tahun ini,

    Techi… well gk heran, dari hari prtama debut, namanya imagenya udh jadi racun untuk media
    makanya gk heran saat job di luar idol nya pun bagus, walaupun sebenernya untuk acting di hibiki nya *gua sndiri belom ntn* , bisa di bilang bagus karena kayaknya emng banyak bgt pujian untuk dia

    Dan dengan ini gua melihat ada kemungkinan besar di tahun depan, bila mereka keluarin 3 single lagi, maka salah satunya akan punya center baru
    *kita gk tau sampai kapan techi resting untuk cedera nya

    adek” baru join, semoga keyakake lbh meriah
    satu adik baru di gana, yang sepertinya udh di manjakan dengan sangat full oleh para senpai nya
    *semoga dia bahagia dan tak terlena

    *gua sndiri sedikit kesal dengan keyaki, gua gk tau harus ngomel kesiapa, tapi rasanya kanji sangat plin plan tahun ini

    pelan tapi pasti, keyaki mulai masuk ke daerah” main nya nogi
    stageplay, movie, drama, model untuk MV(baru aja hari ini Aimer rilis MV yg mana Mirei lah pemeran utama nya), model fashion, model magazine, runaway(TGC/GA), CM, muncul di acara” luar yg mana acara trsebut adalah acara BAGUS.
    pelan tapi pasti, satu persatu mulai nyelip dan ikut di aliran nya nogi, its good!
    the mastermind know how to play his cards well

    **kepanjangan
    kalo g harus kasih score dr performa keyaki tahun ini,
    (kanji + Hiaragana) = 7/10

    ***happy new year MAC!!!!!

    1. Both.

      Soal injak rem atau tancap gas, momentumnya emang lebih pas ke Hiragana tahun ini. So, gak bisa bilang tergantung satu faktor doang. Soal banyak2an Live, kayanya masih banyak Kanji. Hiragana menang pas MAMA doang. Tapi untuk hal tv appearances, Hiragana sedikit lebih banyak.

      Kalau untuk yang hiatus, kemungkinan mereka di-notice sekarang ini kecil. Pasti member baru lebih diutamakan buat narik fans, apalagi yang udah mulai beralih.

      Yes, ane tau beritanya Miipan tapi belum nonton MV-nya, belum pegang PC jadi belum bisa download. Kalau dibilang Keyaki fused ke jalan Nogi, justru bagus sih. Soalnya untuk pasar mainstream, Nogi menang kemana2.

      Happy belated new year 😀

  2. Tahun 2018, ane kurang tau soal Kanji. Mungkin komen ane sama kayak yg ente tulis. 2018 masa transisi dan cobaan. Grad, performa menurun, ilangnya bonds 21, maslah skandal.

    Oot dikit nih soal Kanji. Ane heran aja kok members Kanji bener2 mengagungkan grup mereka sampai segitunya. Mereka seperti menganggap grup ini sebagai tempat terakhir/tujuan utama mereka untuk berkarir di dunia hiburan. Padahal Tsuchi pernah bilang kan, kalo grup mereka hanya bagian kecil dari perjalanan panjang karir mereka. Setelah grad, mereka bakal berhadapan dengan jalan karir mereka sendiri2. Beda aja rasanya dengan Nogi. Nogi tiap membernya kayak udah siap grad dan jalani karir mereka sendiri. Kalo member Kanji rasanya pengen terus digrup ini.
    Kalo diibaratkan, Nogi itu macam bola dengan center single berada dititik pusatnya, dan member2 lain bisa memantul kesana kemari di area dalam bola itu. Fleksibel.
    Kalo Kanji, mereka seperti piramid, dengan center single diposisi pucuk paling atas. Rigid, susah berubah, suffocated. Ini juga yg bikin ane agak menjauh.

    ▪▪▪
    Kalo Hiragana, 2018 bisa dibilang tahun panen buat mereka. Dapet banyak proyek, mulai 6 hari Budokan, acara sendiri, stageplay sampai album, yg 90% lagunya pas dikuping ane. 😀
    2018 adalah tahun Hiragana mulai berlari. Tapi, tetep aja ane ngerasa sebel sama manajemen, kenapa setelah 2 tahun, baru mereka “difungsikan”. Sempet ngelus dada (ane sendiri, bukan dadanya Memi) pas liat name tag member di Hiragana Oshi, kebanyakn udah kepala 2. Coba aja kalo perlakuan mnjmn sama seperti sekarang, pas mereka baru kebentuk 2 (hampir 3) tahun lalu. Sekarang pasti tambah gede mereka. Dan, bukan ga mungkin, Keya menyamai atau bahkan lebih dari Nogi.

    Member baru, belum tertarik untuk Kanji. Untuk Hiragana, Nanochan udah ane klaim. 😀

    Harapan 2019 untuk Keya
    Kanji – ane menanti single 8 mereka. Semoga ga cringy macam tahun 2018. Baru ane mungkin balik lagi ngikuti mereka lebih dalam.
    Hiragana – sukses dan dapet banyak proyek. Ane ga mau berharap muluk2 soal dapet single sendiri. Ane masih ngerasa mnjmn ga bakal ngasih itu ke Gana. Dan mereka masih dijadiin penopang Kanji. Semoga aja ini ga terjadi, dan Gana bisa berdiri sejajar dengan Kanji.

    Dan semoga masih bisa ngidol dengan nyaman di tahun 2019. 😀

    1. Apalagi skandalnya Mona ya? 😀

      Masih wajar sih, baru juga 3 tahun. 3 tahunnya Nogi juga ngalamin mass graduation tapi banyak yang stay sampe 5 tahun. Cuma emang nama2 besar yang duluan grad jadi kesannya ancur2an, padahal enggak juga. Tapi juga gak bisa dihindari kalo Kanji emang lebih kaku daripada Nogi.

      Masalah umur ini, lebih ke batasan umur yang kelewat tinggi buat pendaftaran Hiragana. Kanji juga sih, kalo gak salah Kanji Gen 2 juga ada yang 20 tahun. Bukan masalah besar sih, cuma cara manajemen bikin outside job emang patut dipertanyakan. Belum lagi drama soal “kejelasan status Hiragana” ya gak bisa protes juga.

      Ane belum hafalin member2 baru, nunggu kemunculan aja. 😀

      Prospek terbesar buat Kanji di 2019 ini ya cuma #ganticenter
      Hiragana, bikkin status independen lebih bagus lagi.

      Ane masih belum menyerah di 2019 😀

      1. Mona pas bobok bareng sama ane emang diberitain? Ga kan? 😀

        Mungkin karena mnjmn yg overprotektip sama Keya. Jadi kesannya tertutup dan kaku. Liat aja blog mereka ga ada kolom komennya. Member juga ga punya akun sns macam Nogi yg ada 755.

        Klo umur emang batasannya gitu, kan? Min 12 max 20.
        Emang kayaknya mnjmn mereka ini yg agak ga beres. Mungkin mereka orang2 baru, yg dibentuk Konno buat handle anak Keya. Dan, mereka langsung dikasih tugas 2 grup. Jadinya agak keteteran gini.

        Ane yg Kanji cuma hafal Fujiyoshi karin (?) Kalo Gana cuma satu, jadi gampang hafalinnya. 😀

        Ntar banyak yg bikin thesis kalo centernya diganti. 😀 Ane sih ga masalah centernya sama, asal lagunya bukan soal curhat masalah member. 🙂
        Adain Pemilu gitu ya, jd fans bisa nentuin masih gabung atau independen. Kan katanya Keyaki Republic, jd wajar dong bila ada Pemilunya. 😀

      2. Mendingan enggak sih, gak bakal ada yang baca juga 😀

        Karena kan emang itu image yang dikejar.

        Makanya itu, batesan umurnya yang biarpun gak bisa dibilang tinggi, tapi jelas, skill menang yang lebih berumur (gak semuanya sih) tergantung apa yang mereka cari dari member baru.

        Belum hafal, nanti2 dulu 😀

        Ayolah, biar fandom rame lagi tapi ada dasar, bukan bacot doang 😀
        Tergantung dong, DIY Kingdom of Mona udah bubar apa belum, terus daerah Hiragana yang mau merdeka atau enggak, belum lagi Katakana yang masih ditindas, masa main pemilu aja, votes dulu dong buat kejelasan status. 😀

  3. 2018, ane gak terlalu ngikutin kanji karena glass no ware & ambivalent gak pas dikuping.

    Absen nya techi cukup berpengaruh buat keya, firasat ane kenapa keya cuma rilis 2 single karena mereka nunggu techi siap untuk jadi center lagi di 8th. Padahal mereka butuh center baru supaya kejadian seperti tahun ini gak terulang.

    Buat gana, setelah apa yg mereka lalui di 2018, walaupun pro kontra ane jadi berharap mereka cerai dengan kanji 😀

    Soal member baru, ane lebih tertarik punya keya ketimbang nogi 😀 tapi buat hiragana bener sih agak dipaksakan, padahal gen 2 belum terlalu lama

    Semoga di 2019 kanji ngasih sesuatu yg beda, image gpp sama, tapi lagunya gak setype kaya garasu & ambivalent

    1. Berharap yang mirip2 Futari? 😀

      Dua tahun terakhir polanya sama, di tengah tahun itu buat album dan karena tahun ini gilirannya Hiragana aja makanya Kanji kaya gak bergerak. Padahal outside job mereka yang gak terlalu kena expose juga cukup banyak.

      Independensi Hiragana masih agak susah, apalagi ngelihat flow-nya sekarang.

      Soal member baru, ane masih belum tertarik 😀

  4. 2018, satu2nya penampilan Kanji di acara musik yg bener2 gak ane cepet2in pas nontonnya cma pas perform di Mste(?) ya yg Suzumon jd center, selain itu ane cepet2in 😀
    Eh yg pas colab sma Hiragana jg gak ane cepetin, buat liat sejauh mana Hiragana bisa menyamai aksi panggung Kanji, terutama dedek Miho 😀

    Kanji dibtahun 2018 gak bisa ane nikmati seutuhnya, sebaliknya, 2018 jd semakin menikmati Hiragana 😀

    Menantikan 2019, dengan Hiragana yg mnurut ane menang banyak di 2018 jd menantikan sapa yg paling bersinar ditahun ini.

    1. Oh ya? Kalo ane, pas perform terakhir yang centernya dibilang males 😀
      Oh yang pas event apa itu? Belum sempet download udah keburu dihapus 😀

      Makanya, udah dibilangin #2019turunkanLordPresident 😀

      Apanya yang bersinar? 😀

  5. Oklah suzumon center. Pas habu center aneh aja, member setinggi dia paling depan 😀
    Berisa terlalu lembut, yuipon ane gk dpt fellnya, halah 😀
    Lupa jg pas acara apa, pkoe Miho OK 😀

    Apaan, tanpa dia apalah artinya Kanji 😀

    Happy auta and hidamari nya yg bersinar 😀

    1. Justru bagus kan, yang namanya center harus keliatan 😀

      Apa artinya Kanji? Udah banyak member baru pak, gak nyari ente? Kali aja posisi Lord President emang udah harus ganti 😀

      Happy autan? Dasar nyamuk 😀

  6. UEkuh yg kecil mungil makin gak klihatan TT

    Banyak yg baru tpi tak ada yg sepertia dia 😎

    Allahmka 😀

Leave a Reply