AKB48 No Way Man MV Review

No Way Man, MV terbaru AKB yang dirilis untuk single ke-54 di-upload ke channel Youtube mereka pada 26 Oktober kemarin. Sebenarnya aku tidak terlalu tertarik kalau saja tidak muncul banyak reaction video termasuk dari Korea untuk single ini.

Setelah sedikit browsing, ternyata MV ini juga menjadi MV 48G terakhir Sakura, Nako, dan Hiichan sebelum fokus total di IZ*ONE dan hiatus selama 2.5 tahun dari 48G. Pantas saja banyak yang tertarik. Karena dua MV Nogi sudah selesai di-review, maka aku coba-coba menonton No Way Man.

Well, bagaimana review untuk MV ini, langsung saja, ini dia review singkat dari No Way Man.


Kalau saja bukan karena faktor Lee Kkura, Na Bukhee, dan Hong Dahee yang jadi main point untuk MV ini, dan kalau bukan karena debut IZ*ONE juga sebentar lagi -dan juga comeback TWICE, dan MV terakhir Nogi- jadi mumpung ada kesempatan, sedikit review tentang No Way Man seperti jadi keharusan.

Untungnya, seperti sebelumnya, Sentimental Train, kali ini AKB membuat MV yang harus jujur kuakui, lebih eye catching, visually stunning MV so far better than Nogi. Face it, menonton No Way Man aku tidak merasa terlalu bosan atau berusaha memahami storyline terlalu jauh, tapi menikmati visual.

Bukan visual member tentu saja, karena jelas aku hanya memperhatikan Kkura, Nako, dan Hiichan karena bagaimanapun, debut mereka sebentar lagi. But I have to admit, how did Yukirin looks on par with the rest, which I’d say all are about 5-6 years younger than her. Impressive.

Bukan, bukan, tapi visual MV ini. Memang sih, keterlaluan kalau bilang konsep MV ini fresh, tapi setidaknya aku bisa bilang kalau permainan warna yang mencolok dan simpel seperti ini enak untuk dinikmati. Dan ya, hanya AKB yang bisa membawakan konsep MV seperti ini.

That’s a daring statement but think about it. Nogi atau Keyaki dengan MV supercerah begini untuk main single? Berapa persen kemungkinannya? Jadi memang dari awal, untuk concept range, 48G lebih bervariasi. Sakamichi lebih konservatif bermain di range mereka sendiri-sendiri.

Dua-duanya bagus, tidak ada yang salah. Karena ini berpengaruh juga pada group image, jadi ya pintar-pintarnya saja manajemen membuat keputusan. Nah, karena MV Nogi dari Kaerimichi terbilang begitu-begitu saja, No Way Man jadi terlihat sebagai jeda yang menyegarkan.

Pertama, membuat scene menjadi splitscreen memang bukan keputusan populer. Yah, dari segi visual memang bagus tapi jadi susah untuk dinikmati. Apalagi untuk serigala ileran diluar sana. Belum lagi adanya filter-filter mencolok yang ukurannya tidak bisa dibilang kecil.

Visual menang, estetika kurang. But personally, it’s forgiven. Tidak butuh storyline, just dance MV yang dikemas lewat pembawaan visual yang berani. Dalam review, aku selalu berusaha tidak bias dan kali ini, I’ve fallin’. For short, No Way Man is my new guilty pleasure.

Well, kalau memang bagus, akan kubilang bagus. Kenapa aku bilang begini adalah karena MV ini menyegarkan di tengah MV-MV berkonsep standar yang kulihat belakangan ini. Tapi bukan berarti MV ini tidak punya kekurangan juga. Itu untuk nanti, sekarang lanjut ke dance scene yang menjadi poin utama MV ini.

Dance di MV ini kalau dibilang berlebihan sih kurasa tidak. Masih standar saja. Bahkan kalau kubandingkan dengan Teacher Teacher, aku jauh lebih menikmati dance scene di No Way Man. Yah, mungkin karena tidak ada gunung yang muter-muter juga sih.

Well, kalau untukku, dibandingkan dua MV sebelumnya yang kureview, memang dance disini lebih kompleks. Beat yang lebih tinggi otomatis dance juga lebih cepat, dan efeknya jelas sih; saat full shot, ada beberapa minus yang tertangkap kamera. But it’s not fatal, just another days in the sun.

Kita baru bisa menilai koreo No Way Man saat live, karena disini ya seperti umumnya MV, masih ada kesalahan satu-dua. Overall, ini bukan dance terbaik atau paling kompleks yang pernah kulihat, tapi mereka masih bisa membawakannya dengan baik kalau kubilang.

Well, itu satu kelemahan dari No Way Man; koreo yang kurang maksimal. Atau lebih tepatnya, mungkin hanya karena pengambilan gambarnya tidak bisa menunjukkan dance yang tepat. Aku melihat ada beberapa kali antara dance dan yang ditampilkan, klimaksnya justru tidak disorot dan malah mengambil close up atau splitscreen.

Keluhan kedua, aku merasa MV yang di-upload di Youtube sedikit pecah, kenapa tidak ada versi 60fps for God sake? Keluhan lain, well, kenapa harus ada Finding Miyu lagi, duh. Tapi di sisi lain, aku suka mereka tidak terlalu menitikberatkan pada Kkura, Nako, dan Hiichan di MV ini.

Mengingat mereka akan grad dari 48G selama dua setengah tahun, kupikir MV ini akan banyak mengambil close up mereka, tapi ternyata mereka lebih adil dalam distribusi screentime. Tidak seperti sebuah agensi yang clingy terhadap member yang akan grad baru-baru ini 🙄

Finding Miyu success!

Overall, seperti sudah kubilang diatas, No Way Man adalah guilty pleasure. MV dapat nilai tinggi dariku dari segi visual, koreo diatas rata-rata, dan untuk lagu, harus jujur kubilang kalau dari tiga lagu terakhir AKB, ini yang paling kusukai.

Tidak ada bias, tidak ada perbandingan, dan yang paling penting, tidak ada iler saat review MV ini. No way, man. MV ini bagus, dari kacamataku adalah, bisa jadi, titik balik untuk AKB? Bagaimana dengan kalian sendiri?

All images and videos used is credited to it’s respective owners

18 Replies to “AKB48 No Way Man MV Review”

  1. Capek juga baca koment yang ngebanding2kan kyk ini,kyk itu,lebih cocok utk ini lebih cocok buat itu,,,(tapi jujur) seru juga sih bacanya,,,senang aja liat war nya

    Senang liat permainan warna nya,cocok sama 48,biarlah yang buram2 utk ungu,yang suram2 buat ijo

    And…..

    La la la vie en rose

    1. Seneng liat yang bikin diri sendiri jadi bersyukur 😀

      Kalau buat yang merah entar gimana enaknya? 😀

      Proses panjang 😀

  2. Suka sama MV nya walau ada bbrp scene yg split screen emang agak kurang nyaman buat mata ane pribadi.

    Trus sma kyk yg dibilang diatas, kirain Hiichan, Nako n trutama Sakura bkal dpt perlakuan khusus setidaknya soal screentime, ternyata tidak.
    Satu2nya perlakuan khusus ke Sakura kyknya cma soal warna rambut, di saat mmber lain kbnyakan dominan berwarna hitam, klo Sakura diwarnai, jd semakin mencolok dia sbg center 😀

    Soal lagu juga lebih suka dibanding rilisan2 AKB ditahun ini baik single atau album.

    Dan kurang tau, apa lagu ini bklan ada MV Dance ver. nya atau tidak, semoga ada biar kyk UZA yg jg ada MV dance ver. nya.

    Nilai (MV+Lagu) = 3.5 / 5

    1. Mata tua ya pak? 😀

      Kalo soal warna rambut Kkura, kayanya itu hasil permak Korea yang kelupaan diganti 😀

      Maksudnya? Dibanding Sakamichi gitu?

      Gimana ada dance version kalo ini MV aja udah 90% dance pak? 😀

  3. jadi sering review akb ya.. 😀
    Menurut ane permainan warnanya bagus dan cocok bgt, tapi kayaknya perpindahan kameranya terlalu cepet jadi bikin pusing 😀
    Soal dance banyak yg bilang ancur, tapi menurut ane itu karna kostum yg rame sama membernya emang banyak jadi keliatan padat di layar.

    Tadinya mau cari miyu malah sering ketemu miu, dia row 3 tapi mvp-nya buat ane ❤️ semoga manajemennya sadar 🙂

    Lagunya bisa diterima di kuping ane, kalo dibanding teacher teacher ya menang ini jauh.

    Kalo kata netijen sih mirip keyaki 😀 termasuk uza, seifuku no manequin, inochi wa utsukushi pasti niru konsep keyaki 😀 😀

    1. Terpaksa 😀

      Permainan kamera ya? Ada benernya sih, yang menang banyak cuma yang dapet solo shot 😀

      Miu ane rasanya cuma liat sekali dua kali, sekelebatan 😀

      Ngapain cuma bawa2 lagu itu? Sekalian E-Girls, Dreamcatcher, itu semua niru Keyaki 😀

  4. hmmm bagi yg terbiasa dgn lagu2 jadul AKB apa lagi fans lama terdengar jelek tapi bagi yg terbiasa dgn kpop dan musik2 keya bahkan electropop momusu bagus jika membandingkan dgn nogi saya pikir tidak bisa lah,karena single nogi kali ini sama sekali kagak pakai koreo2 sulit,untuk visual well saya lebih merasa sakura cantikan dulu sekarang terasa menua hmmm ada kemungkinan ini single terakhir dgn konsep hard koreo mengingat sashi dan beberapa member terasa aura2 kelelahan dan mau jatuh,tapi saya apresiasi juga AKB mau berubah dan kagak hanya mengandalkan nam
    a besar dgn single2 yg monoton

    1. Waaaah, gak paham ane. -_-

  5. Ngidolnya dibawa asyik aja,,,asyik nikmati mv dan lagunya,asyik baca komen fans war nya

    Yang merah banyakin fanservice nya,kalau biasa tiap mv nya nyedia in ember
    Banyakin “….fantasia”

    Ditunggu review nyakirain bakal antara 1 atau 2,taunya Eunbi agak dominan
    #DitungguPakeBanget

    1. Dibawa asyik aja, ane mau jadi kapitalis aja, jualan obor sama garpu rumput 😀

      Kalo ijo? 😀

  6. Ha?! Komen apa sih?

    Kkura itu nama panggilan Sakura?
    Ane pikir pas baca di artikelnya ente lagi typo 😀

    Haduh pak, pdhal komen ane dah jelas gtu. Maksudnya lagu no way man paling enak dibanding lagu single/album yg dirilis akb sepanjang tahun ini. Mnurut ane 😀

    UZA jg gtu pak tp ttp ada dance ver, jd dari awal sampe akhir bner2 nunjukin dance. Klo mv yg skrngkan masih diselipinadegan laen

    1. Tuh ente bilang gak nyaman di mata ente 😀

      Typo? Maap2 aja ye pak, jangan disamain sama sebelah, ane merasa terhina 😀

      Ya maksud ane, kalo dibanding Sakamichi? 😀

      Coba aja minta sama AKS 😀

  7. Kalo ijo udah pasrah aja,gak berharap yang macam2,,,nikmati aja apa yang disuguh kan

  8. Apaan? Akb ya akb, sakamichi ya sakamichi, gak mau ane banding2in 😀

    1. Ente sukanya yang mana dari dua itu? 😀

  9. Biarlah itu jd rhasia ane pribadi 😀

    1. Udah ketahuan kali siapa yang mana 😀

Leave a Reply