Sakamichi Review : Sora Tobira

MV terakhir yang rilis dari Jikochuu de Ikou. Sora Tobira -judul yang keren nih- rilis pada 3 Agustus 2018, berbarengan dengan Sankaku no Aichi. Seperti biasa, karena satu dan lain hal aku baru merilis review-nya sekarang. I’m still recovering.

Well, langsung saja, ini dia, Sakamichi Review terakhir untuk MV dari Jikochuu, Sora Tobira. Dan maaf karena keterlambatannya, sekarang MV di official channel Nogi sudah menjadi short version.


Lagu ini dipakai sebagai OST film Nanatsu no Taizai, dan tidak mengherankan kalau Ume sebagai member yang berperan di stage play menjadi pilihan untuk center. Sutradara Ito Shuto yang cukup sering menyutradarai MV Nogi kembali duduk di kursi sutradara.

Yah, track record-nya memang lebih banyak di MV bertema komedi sih, jadi aku tidak berharap akan MV yang serius. Proses pengambilan gambar dilakukan di Tsukuba Expo Center, Ibaraki. Dan juga kantor JAXA, juga di Ibaraki.

Sora Tobira dibuka dengan scene peluncuran roket. Lalu ada Ume yang diceritakan sebagai commander dan menceritakan tentang anggota timnya; Yoda, Mizuki, Momoko, dan Renka. Tim lainnya adalah Aachan, Kaz, Yuttan, Hoshi, dan Sayu. Juga dokter tim Misa dan PE Sayuringo.

Satu peran lagi yang cukup ambigu; Maiyan. Aku tidak tahu apa perannya dengan tepat, mungkin hanya staff. Sementara, Naachan dan Manatsu menjadi psychist, dan Maicun menjadi staff administrasi. Terakhir Ikuchan menjadi astronot senior.

Beberapa poin penting dari kehidupan astronautical ditampilkan di MV ini. Pertama, Isolation chamber yang berfungsi sebagai tempat karantina astronot sebelum misi sebenarnya berjalan. Dan memang penggambarannya tepat, teamworks dan lainnya dipantau terus untuk meminimalisir kegagalan misi.

Lalu Kibo Module, kontribusi Jepang dalam ISS yang berfungsi sebagai laboratorium. Lalu DAICHI-2, atau ALOS-2, satelit yang digunakan untuk kartografi dan memonitor bencana. Kenapa ini yang dipakai, entahlah. Bintang utama malah, karena adegan terakhir juga latar belakangnya replika satelit ini.

Ending scene dimana dialog antara Ume dan Maiyan menunjukkan hubungan mereka. Satu kata yang mengingatkan akan dua tahun lalu, hanya kali ini lebih panjang. Honestly, I don’t give a single f*ck about that, cuz whatever will be, will be. Go down with the conspiracy, all hail Mama Rocky.

Dialog di scene ini adalah Maiyan bertanya pada Ume, siapa astronot tertua yang pernah pergi ke angkasa luar? John Glenn, yang berusia 77 tahun saat menjadi awak space shuttle Discovery pada 1998. Glenn juga menjadi orang USA pertama yang mengorbit Bumi lewat proyek Mercury di awal 60’an.

Kenapa mereka memasukkan referensi dari Glenn adalah sesuatu yang unik. Pesan yang ditampilkan mungkin masih adanya kesempatan bagi Maiyan, yang sepertinya gagal dalam tes sebagai astronot sementara adiknya, Ume, berhasil.

Hal yang tidak kumengerti dari storyline adalah kenapa referensi Boku no Shoudou keluar lagi, lewat telunjuk dan liontin Momoko? Meski aku suka dengan simbologi Renka yang jatuh dan disemangati oleh Aachan dan Hoshi.

Membicarakan JAXA, belakangan ini mereka mencatatkan pendaratan asteroid kedua yang sukses setelah Rosetta. Spacecraft Hayabusa-2 sampai di asteroid Ryugu pada bulan Juni 2018 kemarin. Selain itu, mulai tahun depan mereka akan ikut dalam pengembangan reusable rocket seperti Space-X.

Dan pada 2020, space race dimulai lagi, dengan Mars menjadi tujuan utama. JAXA jelas tidak ketinggalan ambil bagian. Bisa dibilang, mereka tidak ingin ketinggalan dalam space age kedua mulai dekade berikutnya.


Membicarakan aspek lain, dimulai dari dance. Kalau ada yang bilang Jikochuu de Ikou kelihatan jelas beberapa member melakukan kesalahan atau gerakan terlambat, maka Sora Tobira adalah bencana. Bagiku, mismatch disini kelihatan lebih jelas dari Jikochuu.

It’s definitely not unnoticeable. Membuatku berpikir kenapa dance-nya terkesan asal ada begini. Dan yang paling mengesalkan untukku, kenapa border hitam di dance scene ini diganti menjadi langit? Kontrasnya jadi tidak ada, padahal background, lighting, & seifuku sudah berwarna cerah.

Tambah lagi kesannya mereka hanya mengambil scene ini dengan aspek widescreen standar dan men-crop menjadi 21:9, lalu menempelnya di latar belakang langit. Kelihatan saat fokus pindah dari Ume ke Maiyan, dan jarak antara kepala member dengan border terasa terlalu mepet.

Itu adalah kekurangan dari pengambilan gambarnya. Yah, tidak semuanya jelek sih, hanya scene tertentu saja tapi efeknya besar sih. Untukku terutama.

Lalu kenapa Ume yang menjadi center, alasannya kupikir sudah jelas ya, sudah kutulis diatas juga. Yang sedikit aneh hilangnya AshuMio dan WakaRei, ini sih kelihatan jelas sekali. Bukan apa-apa juga sih, cuma aneh saja. Ini ditulis sebagai side B dari senbatsu, tapi susunannya berubah.

Scene penutup sebelum dialog antara Ume dan Maiyan, dimana member Gen 1 yang berperan di balik layar dan Gen 3 sebagai astronot seolah penanda bahwa tongkat estafet sudah diserahkan. Dimana Gen 1 seolah berkata “our works are done” dan “it’s time for us to go” not-so-subtle, rite? 


Overall, bagiku MV ini jelas menarik. Dan sudah terlihat ini yang paling panjang review-nya. Membawa aspek space dan faktanya tepat adalah nilai plus plus untukku. Tapi memang, timing-nya sedikit keliru untukku. Kenapa?

Belakangan ini aku terlalu banyak melahap sejarah dan isu lingkungan ketimbang space. Rasanya sudah dua bulan terakhir aku lebih sering menulis artikel bertema sejarah kan? I do follow the news but not through, just like….uh, made me feels like a caveman. 

Karena selama sakit aku juga tidak update dengan berita terbaru, menulis review Sora Tobira membuatku sadar aku sudah ketinggalan cukup banyak. Nah, Sora Tobira membuatku kembali membuka halaman tentang space lagi.

Akhir kata, Sora Tobira adalah MV yang paling menarik bagiku dari segi tema, dari Jikochuu de Ikou. Tapi jelas ini juga bukan MV dimana aku akan sering menontonnya karena selain tema, aspek lain dari MV ini kurang oke. Untuk dibilang MV favorit, jelas tidak. Dan aku tidak punya MV favorit dari single kali ini.

Selesai sudah Sakamichi Review untuk MV-MV dari Jikochuu de Ikou, selanjutnya adalah Sakamichi Review untuk lagu-lagunya. Kapan akan rilis, ditunggu saja.

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Leave a Reply

17 Replies to “Sakamichi Review : Sora Tobira”

  1. kalo g harus kasih rank,
    g bakal naro lagu ini di #1
    soalnya lebih enak aja denger nya, dan MV nya kyk jd tanda, “Sekarang giliran kalian, kita udh kaga lama lagi akan slesai waktu nya”

    Setuju banget untuk yg soal kyk ngasala crop dan asal tempel dengan latar belakang langit atau warna putih gitu untuk border nya,
    bagi gua juga efek nya besar, ngebuat feeling yg udh bagus dr mulai ntn, langsung hancur wkwkwk

    btw apa cmn g doang yg berfikir…. Ume kau terlalu tinggi , kiri kanan mu pendek banget jadinya, focus mata jadi ke dia trs dan saat dance dia yang paling keliatan, dan kalo dia ada salah gerak dikit aja langsung ketara dan ngebuat yg kiri kanan jg lbh ketara..

    jujur… g rasa mnding ume jangan di center hahaha, (dari segi aspek visual ya, kecuali kiri kanan nya langsung kyk kazumin atau sayuringo)…
    ini malah yoda -_-

    score overall untuk 21st single… dari 0 – 10
    gua pilih -> 8.5

    salah satu single summer yang lagu nya mudah untuk di dengar 🙂

    1. Lagu, on the way reviewnya 😀

      Lah, Ume emang proporsinya killer queen banget kan. 😀
      Gak heran sih kalau dia jadi terlalu standout, meski disandingin sama Maiyan 😀

  2. Dari segi storyline ini yg terbaik dari semua mv di single ini. Seneng juga liat front line diisi gen 3, ini menandakan mereka sudah siap sewaktu waktu ditinggal senpai 🙂
    Soal center, mungkin kalo ga dikasih tau dan ga ada dance scene ane bakal kira zukki yg jadi center, renka juga actingnya bagus
    Minusnya sama, soal border di dance scene dan cahaya yg ditunjuk momoko. Kalo dance scene banyak yg salah, ane ga terlalu perhatiin termasuk jikochuu (kecuali yoda yg emang parah bgt :D)
    Akhirnya review mv nogi selesai, tinggal keya. Tapi kayanya ane ga tertarik lihat mv keya lainnya, to be honest mulai fukyuwaon ane cuma nonton mv main single sama hiragana aja 😀

    1. Kenapa nadanya selalu depresif tiap bahas Gen 1 & Gen 3? Gen 4 udah mau dateng loh 😀

      Kenapa dan darimana Mizuki bisa keliatan jadi center? Ane mendeteksi iler 😎

      Review NOgi selesai? masih ada lagu2. Keyaki masih banyak dan masih berat buat dilanjut.

  3. Lagu n storyline MV ok, cuma satu yg bikin rusak nih MV, knp Momoko digambarkan sebagai alien, ngerusak kerealistisan cerita nih MV aja. Momo dah kyk buzz lightyear x ya, terdampar di bumi n pesawatnya rusak jd gak bisa balik 😀

    Terus ane penasaran Ikuchan ngasih cerita apa di podium pas dia kasih isyarat 5 jari dengan tangannya, dia lagi cerita soal diabpunua 5 tulang pergelangan kaki kah? (Nogichuu ep 70) 😀

    1. Mungkin Momo itu emang alien dari planet…. 😀

      Ane gak minat baca tulisan kanjinya, dan emang gak bisa, jadi tau ah, tnaya yang bisa 😀

  4. Sebenarnya MV2 di single ini lumayan bagus. Cuma jadi rusak gara2 hal2 yg gak masuk akal, kaya hujan meteor, bazoka, alien momoko, dsb.




    0



    0
    1. Lah, Kokoro no Monologue masuk akal gitu secara keseluruhan? 😀

  5. Kurang lebih kayak, “Bekal” untuk hari esok wkwkw

    1. Bekalnya udah bocor dimana2, ane belum minat cari tau soal kandidat member baru 😀

  6. Dari planet..arium 😀

    5 jari itu isyarat x ya dari ikuchan sbg bini tertua disakamichi yg mmperbolehkan ane nambah 5 nama baru lagi dri audisi bersama sakamichi 😀

    1. Kirain dari Planet Melet 😀

      Pengen ane ludahin, sayang layar device ane 😀

  7. Shine and Bloom says: Reply

    Entah knpa klo ume di tengah berasa aneh komposisi2 nya…kyk gg proporsional….trlalu tinggi mgkin ya…
    Walopun dia mirip maiyan…tp aq merasa dia bukan “the one” yg bakal dijadikan the next maiyan ato apalah….terlalu mainstream…

    1. Gimana lagi, posturnya terlalu tinggi untuk Nogi, untung dia gak di Keyaki, jadinya malah lebih jomplang kaya Mizuho 😀

      Kalau ane, jelas setuju soal “next Maiyan” atau apalah, karena dari awal gak setuju sama suksesor2an macam itu 😀

  8. 😀

    Syirik aja ente 😀

    1. Typo ya pak? Ane sih ngerasa jijik bukan sirik 😀

  9. _<)!:$&<?!'<?/©¿¡←\◎β℉€\_@(

Leave a Reply