Give Me Something for The Pain : How to Face a Scandal

Yeah, I had a taste, you were my fantasy
But I almost lost my faith when I hit reality

Aku tidak akan banyak basa-basi soal ini, melainkan member referensi sebait lagu yang sangat menggambarkan bagaimana dinamikan fans idol belakangan ini. Lihat lirik diatas, sudah merasa akrab? I believe some, if not all, of you do, it won’t gonna be otherwise.

Begitulah fans mayoritas melihat bagaimana idol mereka. Memilih oshi, menciptakan imajinasi tentang idol dan budaya ngidol. That’s it, we created our own environment, our own fantasy world. Because our own selfishness.

Selfish? Yep. Apa lagi kata yang tepat untuk mengatakan delusi yang hancur saat menemui realita? I, you, them, we, are all selfish when it comes to idol. It’s an utopia, and like the times Kira decides to make it, he used Ryuku and Death Note, to remove all the obstacles. We did, in the form of our own responses towards scandal.

Tidak ada kata sedikit untuk menggambarkan berapa banyak dari fanbase a certain member, or I’d better say Naachan and Mona, yang akan setuju dengan bait berikutnya;

Give me something for the pain
Give me something for the blues
Give me something for the pain
When I feel I’m danglin’ on a hang-man’s noose

“something” disini adalah respons. Ada yang denial, anger, let it be, or even rage. Jujur saja, dari keempatnya, mana yang kalian rasakan mendengar hot potato seminggu terakhir ini? Tidak ada alasan “dia bukan oshiku” atau bullshit lainnya, karena Sakamichi, tidaklah sama dengan 48G dengan ratusan membernya.

Seseorang terkena skandal, semua akan kena getahnya. Seseorang terkena scandal, seluruh fandom akan tahu dan memperhatikan. Dari fans veteran, 2ch mania, international fandom’s secret society, and so on until the lowest rank; the one without brain coral.


Dan aku tidak akan bohong, beberapa hari terakhir ini menyita waktu cukup banyak sampai-sampai aku tidak sempat melakukan banyak untuk forum Produce 48. Kenapa aku sampai segitu tertariknya? Well, mulai dari mana, mungkin Mona karena dia yang lebih dulu.

Singkatnya, the damage has been done. Ini adalah skandal paling juicy Keyaki sejak debut, di berita pertama, masih bisa ditolerir. Absen dari kegiatan grup dan tertangkap kamera dengan teman masa kecil. I don’t mean to be positive but it is plausible. Something…. humane, won’t count it as a crime.

But I opened up my heart, all I did was bleed

Yang kedua, meski belum bisa dibilang banyak, literally, put the oil into the fire. Masih belum bisa diklarifikasi dan mungkin tidak akan pernah ada, tapi jujurlah, ini sesuatu yang ingin kukatakan sejak beritanya keluar; did “something for the pain” means everyone gonna lose their heads?

This one? Okay, except you’re very strict about whatever rules that is, scandal” Mona bukanlah sesuatu yang paling heboh dalam sejarah ngidol, kalaupun ini benar. Aku sudah cukup membaca respon netizen yang “Maha benar dengan segala bacotannya” tentang Mona, and yeah, we could see some “biggest” Keyaki “fans” are nothing but….. (I couldn’t bring myself)

Ada banyak psikologi yang terlibat, dan berhubung aku tidak punya gelar dalam bidang itu, yang bisa kukatakan adalah; tanya dirimu sendiri, apa yang membuatmu merasa bahwa hidup idol adalah milikmu? Keegoisan, iya. Tapi melakukan hal bodoh, all things matter, there’s no justification.


no title
a picture worth a thousand words, but I believe all of you are wise enough

Lalu, tentang Naachan. Ini dia hot potato yang sebenarnya dalam waktu seminggu terakhir. Satu jentikan dari Bunshun membuat fandom Nogi seperti Mary Rose menjelang tenggelam. Terlalu banyak peluru yang berasal dari kapal itu sendirilah yang menenggelamkannya.

I don’t need no guru to tell me what to do
When your feeling like a headlines on yesterday’s news

Banyak yang tentu merasa seperti ini dengan banyaknya berita, “fakta” maupun “imajiner” yang membuat fandom goyah. Nah, sebelum ikut berspekulasi terlalu jauh, lebih baik kita lihat dulu faktanya

  • 20 Mei, Shukan Bunshun merilis lanjutan scandal Mona dan “cold case” yang ternyata adalah Naachan sebagai subyek.
  • Berita yang diungkap Bunshun adalah AD dari sebuah acara menghabiskan malam di apartemen Naachan selama beberapa jam, dan menurut mereka, terjadi dua kali.

And that’s all. Tidak ada drama atau apapun, yang mereka katakan hanya demikian. Semua spekulasi tentang timing yang tepat dengan naiknya popularitas dan outside job Naachan sejak 2016, all was just fans’ bloody hell of a dirty imagination

Dengar, aku tidak akan bilang aku mendukung Naachan atau apapun, in case you may wonder, my track record about her wasn’t that glorious. Remember last yearAtau ikut-ikutan dalam kegilaan teori konspirasi tentang “realita” di balik dunia idol. Aku tahu godaan untuk meramaikan sangat besar.

Tapi, gunakan sedikit conscience untuk ini. Mengipasi api yang padam tetap akan membuatnya besar, dan mendingan kalau dikipasi dengan kebenaran, tapi kalau itu hanya imajinasi bodoh? Dan aku tidak bilang kita bisa mempercayai semua omongan manajerial, yah, intinya, it’s all up to you. 

Aku hanya akan mengatakan, jangan menghitung anak ayam sebelum telurnya menetas.


Give me something for the rain
Give me something I can use
To get me through the night, make me feel all right
Something like you

Both cases are textbook example of “fans selfishness” aku tidak bisa menemukan padanan yang lebih tepat. Respon dari fandom yang luar biasa dimana semuanya merasa teorinya paling benar layak diikuti, kalau kalian mencari sakit kepala atau pembenaran, atau kebodohan massal.

Yang bisa kukatakan untuk Bunshun adalah, meski mereka selalu menjadi kambing hitam, tapi ayolah, siapa yang tidak suka drama? Jangan muna. Kalau tidak ada drama, memangnya Keyaki bisa menarik perhatian fandom jika bukan karena Tecchi? Atau karakter member yang ajaib dan mengundang tawa?

It’s all business. Bunshun adalah media yang sadar dengan posisinya yang riskan untuk menulis berita hoax atau gosip receh, mereka selalu menulis sesuai proporsi dan mengundang pembaca untuk berimajinasi sendiri. Dan kali ini mereka, sekali lagi, berhasil memancing ikan besar.

Semua respons adalah dinamika ngidol, dan tentu kita tidak bisa berharap semuanya sejalan dengan apa yang kita pikirkan. Tapi, kita juga ikut andil dalam menentukan jalan hidup seseorang lewat jari-jari kita. Be wise.

Sebagai penutup, adalah lirik ini;

They don’t make no bandage, that’s going to cover my bruise

So, try not to hurt yourself

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Leave a Reply

macorionid-com