Loading

wait a moment

Sakamichi Review : Synchronicity Single

Akhirnya, single keduapuluh Synchronicity rilis pada 25 April 2018. Oke, ini intro yang kusiapkan karena jadwal rilis review ini adalah di tanggal 25 mendatang. Tapi karena lagu-lagunya sudah rilis lewat Spotify dan layanan musik streaming lain, plus banyak yang komentar agar cepat dirilis, maka akhirnya jadwalnya kumajukan.

Langsung saja, ini dia Sakamichi Review untuk lagu-lagu dan hal lain dari 20th single Nogizaka46, Synchronicity.


Covers Coverage

Seperti biasa, ada 5 cover. Konsepnya kali ini berbeda-beda. Type A diisi oleh tridente Iku-Maiyan-Naachan yang menggambarkan wanita karir. Type B ada Mizuki, Miona, Ashurin, dan Yoda di laundry. Type C ada Kuboshi, Ikoma, dan Momoko yang bermain bowling.

Reika, Sayuringo, Misa, dan Manatsu di cover Type D dengan setting ruang makeup. Terakhir, versi Reguler dengan latar belakang perpustakaan diisi oleh member 3rd row. Dengan judul Synchronicity, maka pose tiap member disini juga identik di tiap cover, kecuali untuk Reguler.

Yang kurang kusukai adalah tidak adanya tema khusus kecuali pose yang persis sama. Meski simpel dan pesannya “ngena” tapi aku merasa ada yang kurang. I like this cover(s) the least in the last 2 years, except for Harujion.


Tracklist

シンクロニシティ Synchronicity

Karena saat review MV aku sudah mengatakan kalau lagu ini tidak begitu bisa kunikmati hanya dalam bentuk MV, maka untuk lagu jelas akan berbeda. Well, Synchronicity adalah main single pertama dalam satu tahun terakhir yang benar-benar bisa kunikmati. Yeah, it sounds generic, but I got the feel from this.

Dari segi instrumen, masih khas Nogi dengan dominan piano dan gitar, plus efek orkestra di beberapa bagian. Tapi yang menurut telingaku membuat lagu ini catchy adalah tempo yang relatif datar. Kedengaran aneh? Well, mungkin. Tapi tempo yang stabil ditambah efek rap membuat lagu ini mudah dicerna dan dipahami kata per kata.

What about purple line? Well, plenty. Alasannya sudah kukatakan diatas. Kalau ada kritik, mungkin seperti biasa, satu-satunya suara yang terdengar menonjol masih tetap hanya Ikuchan. Yang lain relatif menyatu dalam harmoni, tapi ini membuat vokal Maiyan jadi tidak bisa dibedakan dari yang lain.

Rate : 🎵🎵🎵🎵

Against

Diisi oleh member dari Gen 1, Against adalah lagu yang ada di sisi cool. Berat di sisi EDM, lagu ini bisa dibilang remix dari Sekai de Ichiban Kodoku na Lover atau Another Ghost. Dengan kata lain, overall lagu ini sesuai dengan tipe yang suka lagu dengan beat EDM.

Untuk urusan vokal, well, ini adalah tipe lagu yang paling umum dinyanyikan oleh Gen 1, jadi masih perlu ditanyakan? Overall good, meski harus diakui seringnya tertutupi karena instrumen dan aransemen lagunya. Jika didengarkan raw dari ponsel atau notebook tanpa headset, rasanya jadi terlalu berisik musiknya.

Rate : 🎵🎵🎵🎵

雲になればいい Kumo ni Nareba ii

Dibawakan unit Ikuchan, Misa, dan Reika. Lagu ini juga terpilih sebagai theme song untuk Mezamashi Doyoubi, acara pagi hari dari Fuji TV. Dari detik pertama, aku sudah bisa memberi like pada lagu ini. Petikan gitar akustik sedominan ini yang tidak kudengar lagi sejak Shibuya Blues, otomatis menaikkan Kumo ni Nareba ii tinggi di kupingku.

Harmonisasi di lagu ini jelas tinggi, they’re well known for vocal, dan aku suka dengan humming yang beberapa kali terdengar samar. I can’t even chose them or Yuichanzou, karena dengan lagu yang lebih pop seperti ini, vokal menjadi sangat penting. Hanya saja, aku akan lebih prefer mendengarkan lagu ini di siang atau sore hari.

Frickin’ good. Mungkin bukan lagu #1 Nogi untukku, tapi ini adalah penantang berat. Haruskah Sakamichi Best 50 kubuat lagi? It’s gonna be allright, be allright, yeah. 

Rate : 🎵🎵🎵🎵1/2

新しい世界 Atarashii Sekai

Lagu Under ini juga tidak mengecewakan. Dikemas dengan balutan orkestra yang megah, sayang di beberapa bagian justru malah member yang kurang bisa mencapai nada yang dibuat. Dan aku tidak bisa bilang aku suka dengan bagian solo gitar, quite ruined the experience for me.

Ini Under song pertama sejak Buranko yang nadanya tidak ceria, kembali ke tahun 2015-2016, did it works? Cukup berhasil membawa nostalgia dan nuansa Under lama. Pemilihan center juga oke, meski vocal wise, aku jelas lebih memilih Miria karena dia satu-satunya yang punya karakter vokal kuat dari Under saat ini.

Rate : 🎵🎵🎵🎵

スカウトマン Scout Man

Setelah Live Shin, ini adalah lagu baru Gen 2. Dan menurutku, ini jauh lebih bagus dibanding Live Shin. Lagu ini entah kenapa mengingatkanku pada Air, minus vokal. Late 2000’s electropop sound? Something like that. Song-wise, Scoutman dulu adalah tipe lagu yang kusukai. Sekarang?

Bukan lagu yang akan sering kudengarkan, tapi sekali-sekali layak untuk didengarkan. Pendapatku mirip-mirip dengan Popippapapa, yaitu lagu eksperimental semacam ini lebih enak daripada lagu generik yang itu lagi-itu lagi.

Rate : 🎵🎵🎵1/2

トキトキメキメキ Tokotokimekimeki

Ada Gen 2, jelas ada Gen 3 juga. Sayangnya, atau untungnya, terserah selera sih, mereka kembali dengan formula bubblegum pop. Dengan Renka sebagai center, well, that’s okay. Tapi seperti sudah kusinggung di MV Review, karena sebelumnya ada Boku no Shoudou, aku sedikit kecewa dengan Tokitokimekimeki.

Well, sebenarnya selain refrain, aku cukup suka dengan lagu ini. Tertutupi dengan aransemen yang terlalu digulai memang, tapi dari segi vokal cukup menggambarkan karakter yang dibawakan. What I hate the most was the refrain for sure, it wasn’t catchy or anything, just annoying.

Rate : 🎵🎵🎵

言霊砲 Kotodamaho

Unit kedua di Synchronicity. Kotodamaho menjadi lagu untuk empat member Gen 3 yang senbatsu kali ini; Mizuki, Yoda, Momoko, Kuboshi. Surprisingly, mereka menunjukkan kemampuan vokal yang tidak bisa didengar dari Tokitokimekimeki atau Synchronicity. Kuboshi tidak perlu ditanyakan, karena sebelumnya sudah duet dengan Ikuchan.

Yoda dan Momoko tidak terlalu bisa didengarkan saat Nigemizu, dan aku tidak pernah mendengar lagu dimana Mizuki menjadi main vocal, jadi Kotodamaho mengejutkanku dari segi ini. Yah, kadang masih ada suara nasal yang mengganggu, tapi overall vokal keempatnya bisa dinikmati.

Dari segi musik, lebih raw karena unsur EDM tidak bisa kudengar disini. Dan ini jelas membuat peringkat Kotodamaho naik, karena subyektif aku lebih prefer pada lagu seperti ini. Rasanya lagu ini cocok didengarkan di pagi hari, kinda like shoujo anime theme song?

Rate : 🎵🎵🎵🎵


Seifuku

Seifuku kali ini dominan putih, meski belum digunakan di banyak acara. Sejauh ini baru Yumi saja yang kedapatan mengenakan seifuku ini dalam program acaranya, yang selalu menjadi rujukan utama tentang seifuku baru. Karena sampai artikel ini naik seifuku barunya belum bisa dilihat jelas, aku tidak bisa bicara banyak dulu.

Untuk seifuku dari MV, well, aku rasa nilai Against dan Scoutman berimbang. Ya, memang tidak bisa dibilang seifuku karena dipilih per individu, tapi setidaknya lebih eye candy dibanding Synchronicity. Tapi seifuku untuk live Synchronicity juga jelas tidak bisa dibilang jelek.


Conclusion

Overall, Synchronicity membawa lagu-lagu dengan nilai yang relatif lebih oke bagi telingaku dibanding rilisan sepanjang 2017.  Kumo no Nareba ii dan Against langsung melompat ke Sakamichi Best 50, Kotodamaho bisa masuk list, Synchronicity dan Scoutman agak susah tapi juga oke. Satu-satunya yang kurang oke hanya Tokitokimekimeki.

Tapi itu kan kembali ke selera, ada juga yang berpendapat lain atau malah kebalikan dari pendapatku. Ada juga yang demen TTMM karena bisa membuat melolong, tentu saja yang ini juga ada. 😏

Untukku, Synchronicity adalah start yang bagus untuk 2018. Kekuatan lagu-lagu dari album ini jelas oke untuk fans, untuk main single-nya sendiri pun oke. Ini belum ditambah dengan pencapaian individual seperti drama, runway, stage play, majalah, dan PB. Bagaimana dengan kemungkinan Nogi untuk merambah Asia?

Sejauh ini, dari promosi yang dilakukan kecuali menghadiri event, aku tidak melihat Synchronicity ditujukan untuk itu. Single ini hanya keluar seperti biasa dan promosi yang biasa pula. Yah, kecuali ada kejutan yang masih disimpan, sejauh ini belum terlihat ambisi untuk menseriusi kemungkinan merambah Asia.

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Leave a Reply

33 thoughts on “Sakamichi Review : Synchronicity Single

  1. Synchronicity
    Suka genjrengan gitarnya, dentingan pianonya. Dari awal intronya dah enak dikuping. Easy Listeninglah.
    Rate: 4 / 5

    Against
    Gak banyak bisa yg dikomentari, bisa dibilang lagu kyk gini dah sering di Nogi. EDM nya msih bisa ane nikmati, suara gitarnya jg masih mengiringi musik EDM nya.
    Rate: 3 / 5

    Kumo ni Nareba Ii
    Lagu paket komplit. Aransemen musik, vokal, liirknya, semua bagus. Awalanya lagu synchro yg lbih tinggi nilainya tp pas dengerin nih lagu berubah posisi, lagu ini peringklat pertama di single ini. Suara vokal 3 mmber ini saling melengkapi n memberi warna untuk lagunya.
    Rate: 4,9 / 5

    Atarashii Sekai
    Pas baca terjemahan lyricnya kirain bener2 sejalan sama isu dalam MV nya, ternyata enggak, soal percintaan juga pdahal ane berhrap isi lyricnya sama kyk isu yg MV nya angkat 😀
    Bagian yg paling ane suka musik orchestra (?) pas mau msuk reffnya.
    Oh ya, no.rekening ente brp? ane mau transfer sdikit uang krena tlh memuji adek ane, Miria (Bukti ane baca artikel ente) 😀
    Rate: 3,5 / 5

    Scoutman
    Musiknya “aneh” tpi bikin nagih. Pas baca terjemahan lyricnya, oh ternyata lagu “gini” toh 😀
    Gak tau mau komen apa soal nih lagu, intinya yg “aneh” tp malah bikin ane sering dengerin nih lagu sejak MVnya dirilis.
    Rate: 4 / 5

    Tokitokimekimeki
    Ente typo tuh min tulis judulnya (Bukti ane baca artikel ente) 😀
    Warna yg berbeda dgn lagu gen-3 sebelumnya, Boku no shodou. Masih tetep enak dan bisa ane nikmati apalgi klo dinikmati dgn MV nya :D.
    Rate: 3,5 / 5

    Kotodamaho
    Dari segi aransemen musik ane suka. Musiknya rame dan temponya lumayan agak cepet. Cuma pas dengerin nih lagu kyk ada yg nge-ganjal. Sempet bingung apa yg ngeganjal, akhirnya pas dengerin lagu Kumo ni.. sama lagunya Gonin, Kekkyoku.., akhirnya ane tau, warna vokal. Ntah knp ditelinga ane suara 4 member ini mirip2, jadi pas part solo kyk gk kasih impact gtu krena mirip2 (?). Klo di Kumo ada suara Iku yg berbeda dgn warna vokal Misa n Kapten, di Gonin ada suara Habu, Oda yg unik n jd lbih berwarna. Yah mungkin cuma di telinga ane aja 😀
    Rate: 3,5 / 5

    1. Berasap? 😀

      Nanggung amat ngasih 4.9, gak sekalian 5. Yang 0.1 sengaja biar gak dibilang bias ya? 😀

      Ente berharap lagu dengan lirik yang ajaib? Mari berharap pada Keyaki 😀
      Ente mabok lem ya? Dari zaman Leicester City juara EPL ane udah bilang soal Miria deh 😀

      Dapet liat lirik darimana?

      Kepanjangan sih, makanya ane singkat TTMM kan. Itu kalau masih ada tulisan Tokitokimekimeki ya buat manjang2in artikel aja 😀

      Masa sih? Kalau ane dengerin pake headset, lumayan bisa dibedain antar member kok.

      1. Iya berasap, mana dri smalam kesehatan ane ngedrop lagi, makanya baru bsa komen td, itupun dah maksa, smalam dah masuk ke nih postingan tp bdan lemes n kpala pusing jd ane close lagi *sedikit curhat 😀

        Karena katanya di dunia ini gk ada yg sempurna, sampo ketombe aja cuma bisa kasih jaminan 99,99% ngilangin ketombe 😀

        Soalnya pas tau judul + liat MV nya ane dah berekspektasi tinggi sama lirik lagu Atarashii Sekai, tak taunya.. 😀
        Yah ini bentuk rasa senang ane aja, mau gak ente ane kirimin sedikit uang? 😀

        Di therad synchro dah ada terjemahan liriknya.

        Apaurusannya panjang sama typo, sekali-x ngaku klo ente typo gk msalah kan? 😀

        Ane jg dengerin lewat headset, lagian yg ane bilang kan bukan soal gk bisa bedain suara 4 member (yah walau awal2 dengerin ane sempet jg sih gk bisa bedain) itu tpi warna/karakter vokalnya yg mnurut telinga ane mirip. Klo di Kumo kan ada suara Iku yg lebih berat dari suara Misa n Sakurai, di Gounin ada suara Habu yg ala2 vocaloid (?) + suara Oda yg jg gk biasa.

      2. Kapan sih gak curhat? 😀

        Curhat lagi? 😀

        Uang apaaan? Garam? Mending diamond kalo bisa 😀

        Masa pakar typo nasional gak bisa ngejelasin hubungannya panjang sama typo? 😀

        Beda kuping kali ya, kalo ane lumayan bisa ngebedain kok. Kalo warna vokal ya emang gak bisa bohong kalo mirip2.

      3. Ya biar ente gk slah pham aja, ane nuntut review ini cepet2 tp komennya lma nongolnya 😀

        Fakta itu 😀

        Diamond? Usaha sendri gih 😀

        Ente terlalu bnyak alasan 😀

        Pas awal denerin gk pake headset, tp pake, bisa bedain kok.
        Nah itu kurangnyq mnurut ane unit ini, warna vokal yg mirip2 jd kyk biasa aja, apalgi pas part solo. Tp klo dri musik ane sih, yes 😀

      4. Ah udah biasa 😀

        Gaya bener yang diamond 7 😀

        Ngeles aja nih kaya seorang profesor yang bukan profesor di negeri ajaib 😀

        Kalau buat ane masuk2 aja sih vokalnya, mungkin karena lagu2 sebelumnya oke, yang ini juga melodinya pas, jadi nilainya tinggi 😀

      5. Cup cup cup 😀

        Nah dah tau diamond ane skrat, minta diamond pla TT

        Ente nyinggung spa, ane cma rau 1 profesor, prof. Agasa, gk kenal sma prof yg laen apalagi klo dri ngeri ajaib.

        Bukan soal masuk gk masuk apalgi soal bagus tau enggak vokal mereka berempat, cuma ya itu, pas part solo, krena suara mreka dikuping ane rada mirip2, jd gtulah 😀

      6. Kalo soal Mona, cepet gak nih 😀

        Oh ya harus 😀

        Oh, kalo gak tau, ya udahlah, entar jadi sumbu pendek kan males ane 😀

        Jadi, inti dari pembicaraan ini itu apa? 😀

      7. Ane mengamati n menikmati suasana dlu deh soal itu 😀

        TT

        Ane kan bukan tipikal sumbu pendek 😀

        Intinya pelangi itu indah krena warna-warni 😀

  2. Pandangan gua
    Synchronicity,
    efek gitar dan pianonya nge-blend dengan apik dan bikin nempel dalam benak, gua setuju sama Anakamirikaru, easy listening. untuk makna lagunya, lumayan buat orang yang tersesat dan merasa sendirian di dunia, dan untuk ke sekian kalinya, karakter vokal Ikuta lebih stand out, bagi gua vokal dia bak Damashii yang akan terasa janggal jika tidak ada Ikuchan.
    Against,
    udah lama nggak denger kata Gen 1 dan memang ini sudah genre yang staple banget bagi Nogi [EDM], lebih cocok didenger via headset atau headphone.
    Kumo ni Nareba ii,
    Gua suka banget sama lagu satu ini, gubahan lagu akustik yang santai, vokal trio diva yang ciamik, dan lirik. Karakter lembut Reika dan Misa yang lembut berbalut indah dengan karakter suara opera nan bulat Ikuchan.
    Scoutman,
    kayak komentar gua dalam resensi MV, rentakan drumnya jadi pengingat lagu dr. pm – pernah mencoba, bikin nagih dan, benar, aneh. keren dah.
    TTMM,
    ya, lagu yang nyesuaiin citra Gen 3 yang segar-segar, cuman hati-hati aja kalo terus back to basic, bikin bosan.
    Kotodamaho,
    gubahan lagu dan temponya cepat, warna vokal kuartet ini mirip dan samar, kecuali Kubo dan Yamashita yang punya ciri tersendiri dan dapat dikenali.
    Cuman, untuk Atarashii Sekai, gua nggak bisa bikin komen, karena lagunya nggak kena aja.

    sekali lagi, ini pendapat subjektif.

    1. Ini kelemahan utama kalau bikin Ikuchan jadi front disaat dia bukan center, kemungkinan buat centernya sendiri standout jadi kehalang sama vokal Ikuchan. Not a bad thing, considered there’s so few songs without Iku’s presence which sounds good.

      Kekurangan Kumo ni Nareba ii, ane liat Mezamashi beberapa hari belakangan, rasanya kurang cocok kalo didengerin pagi hari 😀

      TTMM ini emang ditujukan buat jadi pengundang iler serigala *ehm 😀

      CUma ane yang bisa ngebedain vokal di Kotodamaho?

  3. Synchronicity
    Ini lagu menurut ane pas lah, ga terlalu melow ga terlau berisik, jadi ini masuk selera ane.
    Against
    Ini juga enak, jarang – jarang ane suka lagu model gini. Tapi ni lagu masih bisa ane nikmatin.
    Scoutman
    Kurang suka, sama kaya Live Shin nanggung menurut ane, kaya ada yg kurang aja.
    Tokitokimekimeki
    Bukan juga selera ane, yg mantan fans 48 pasti udah kenyang sama lagu yg model gini. Tapi sesekali lagu kaya gini perlu biar tiap lagu di sebuah single punya rasa yg berbeda-beda
    Atarashi sekai
    Bagus, seperti under biasanya, ga ada lgi yg harus dikomen. 🙂
    Kumo ni Nareba
    The best!! Tapi ane tetep vote synchronicity, mungkin karena lebih dulu denger synchronicity jadi lebih sering didenger, padahal ni lagu potensial dan lbh baik dari synchronicity sayang ga ada mv.
    Kotodamono
    Enak sih, tapi bikin bosen di kuping ane 🙂

    1. “yg mantan fans 48 pasti udah kenyang sama lagu yg model gini” Entah gimana kalo buat yang masih fans 48 😀

      Kan rugi dong kalo bikin MV cuma buat unit 3 orang, buat member yang relatif bukan tipikal yang orang pengen liat lebih banyak pula 😀

  4. – Synchronicity : easy listening, musik nya as always ala Nogi dan ni lagu enak klo d dngerin versi 3D nya *menurut aku ya*
    Dan punya vibe ala lagu olimpiade
    – Against : EDM always fav tpi masih d selingin gitar” gitu jdi lagunya kyk closing anime(?) bru ngikut nogi jaman hadashi jdi gk trllu tau ttg gen1 🙂 .. Bsa jdi A-side juga ni lagu
    – Scoutman : musiknya aneh” gitu too much auto tune, 3x aja sih dngr ni lagu 🙂
    – Atarashii sekai : sedikit kecewa lirik sama MV beda jauh, tpi lagu nya enak kok kyk Buranko tpi lbh dark gitu(?) , kta kwn gw sih kyk opening anime gitu, dan yup solo gitarnya sdkit kurang sreg aja gitu
    – Kumo ni nareba : SUKA bnget as always oshi gue ikuta ku lagu nya kyk ad vibe History nya 1D *gw jdi bayangin MV nya itu kyk dokumenter Nogi gitu* dan vokal mereka bertiga bkin merinding
    – kotomadono : not my taste

    1. Versi 3D? Ane belum cari sih.

      Ya lumayan lah, Nogi pre-Gen 2 suaranya rata2 mirip2 sama Against, minus gitar aja 😀

      Banyak yang kecewa sama Atarashii Sekai karena lirik nih 😀

      Kalo MV buat Kumo ni Nareba ii, ya udah ketutup peluangnya. Buang2 duit bikin MV cuma untuk 3 member yang udah kelebihan promosi. Tapi nunggu aja dari Mezamashi kali aja mau bikinin MV 😀

  5. Synchronicitu : enak, ga terlalu eksperimental, jadi pas buat single utama. 4/5
    Against : Lumayan, chorusnya kuat banget! Genre ane. 4/5
    Atarashii Sekai : enak, seperti ada nuansa beda antara bagian awal dan chorus. Entah karena aransemennya atau vokal. Yg jelas enak. 4.5/5
    Kumo ni nareba ii : manteb. Intronya mengingatkan ane ke Mr. Big atau Firehouse. Salah satu lagu yg ane puter terus nih. Vokal dan genjrengannya juga sip! 5/5
    Scoutman: enak. EDM dan aroma Bollywood yg ane suka. Vokal gen2 juga lumayan. 4/5
    Tokitokimekimeki : catchy dan idol banget. Ga terlalu cocok dikuping ane. Mungkin ini buat pasar lain. 3/5
    Kotodamaho : Vokalnya berantakan, terutama Mizuki dan Momoko. Kubo yg katanya enak suaranya, juga ga terlalu wah disini. Yoda juga biasa. Teknik menyanyinya kurang. Lagunya catchy, tapi karena vokalnya, ane ga jadi ga terlalu suka. Jadi lagu idol biasa. Kalo dari lagu ini, bisa ane bilang dari sisi vokal, Gen3 masih jauh dari gen 1 dan 2, kecuali kalo lawan KTK atau Ayane. 😀 2/5

    Cover oke, seragam kayak taplak meja. Kok suka banget pake garis2. Padahal kostum 19 kemaren asyik. Ini kayak dibuat asal2an dan dari bahan murahan. 😀 Ntahlah, mungkin ane bakalan terbiasa nanti. 🙂

    4 lagu dari single ini pakai musik dan aransemen yg pas dihati ane, EDM dan gitar akustik. Biasanya, kalo nikmati lagu Idol ane harus menurunkan standar musik ane. Di single ini ane bisa balikin sedikit dibawah standar musik ane. Jadi, buat ane, ini salah satu single dengan kumpulan lagu terbaik untuk kuping ane. Lagunya ga terlalu idol dan aroma dewasanya kental banget. Cacatnya cuma di 2 lagu Gen3. Idem dengan mimin, ane agak kecewa setelah Boku no shodou. Semoga aja penjualannya ntar bagus. 🙂

    1. Kotodamaho lagi? Apa headset ane atau kuping ane yang error nih, kok jadi suka sendiri sama lagu ini 😀

      Wah melecehkan Lord sama Gundam 😀

      Seifuku sih mana bisa bilang kalo masih segini, tunggu aja. Dulu juga pas Sayonara juga jelek pas pertama keluar di koran, hasil akhirnya ya tetep aja……biasa banget 😀

      Ane mau tanya “hasil penjualannya berapa” sebelum sadar kalo review ini ane rilis sebelum tanggal rilisnya 😀

    2. Kebanting min. 4 lagu sebelumnya enak, terus ngedrop waktu dengerin vokal di Kotodamaho. Masalahnya cuma vokal, nadanya catchy, tapi ya gitu, kuping ane ga bisa dipake delusi. Kalo MV sih, meski lagunya kurang pas, masih ada member yg didelusi/HBDin. Lah ini suara yg diandalkan. Jadi kalo ga enak, ya gitu deh. 😀

      Suaranya ancur min, si Ayane dan KTK. Waktu liat cuplikan UnderLive di Nogiten, aduh, pengen ane banting monitor. Suara kayak gitu kok bisa nyanyi diatas panggung. Tapi, ane sadar kalo ini Idol, dan Idol Jepang pula, yg ga terlalu memperhatikan kualitas, tapi karakter. Ya, ane ngikut memberi semangat kayak Johnson dibelakang panggung pas Ayane tampil. 😀

      Ya itu dia, nunggu terbiasa dulu. Palingan ga terlalu perhatiin kalo mereka pake. Cuma perhatiin wajah dan bagian tubuh lainnya. 😀

      Kurang minum tuh, dehidrasi dan hilang fokus. 😀

      Oot nih, gimana pendapat ente, kalo misalnya Nogi pake salah satu cara idol korea buat promosiin lagu mereka? Yg ane maksud disini, up video dance practice kayak TW. Kalo gini, kan bakalan gampang buat sapa aja yg pengen cover dancenya Nogi. Dan hasil coveran ini bisa jadi promosi juga buat Nogi. Atau, ada cara lain yg oke juga?

      1. Sungguh alasan yang warbiyasah, karena gak ada yang bisa jadi nilai plus, yaitu delusi 😀

        Wah lagi2, ngata2in Lord, minta dijurus beruang 😀
        Mentang2 demen Momo yang lain dikatain 😀

        Oke, itu aja lah 😀

        Ya karena ditodong mulu kan, hasilnya toh yang komen juga dikit. 😀

        Not gonna works, karena cover group kaya Yurizaka udah tenar duluan. Bikin dance practice video, ane gak yakin bakal bantu promosi.

  6. Waahh,up nya udah lama y 😀
    Gmn udah nemu brand mehong di cover g?

    #Synchronicity
    Dri sjak iklan udah suka sih, seger bgt dengernya. Live pling bagus utk saat ini msih dpegang CDTV. Di utacon udah pke live instrumen tp syg camera worknya tdk sesuai ekspektasi.
    4,5/5
    #kumo ni nareba ii
    Suka bgt dtambah bias 😀
    Smenjak ikuchan nyeriusin musical Kdang ane ngrasa ikuchan rada kesulitan mnyesuaikan tone musical ama tone pop-idol jd rada timpang ama yg laennya. Untungnya di unit ini saling mlengkapi. Oh y ada nama sendiri dri unit ini yaitu 藤桜梨.
    Dan brkat nih lagu nogi jd masuk mezamashi family yg pda akhirnya promosi scra kontinyu.
    4,6/5
    #scoutman
    Aneh tp nagih 😀
    4/5
    #atarashii sekai
    Enak dnikmati ama mv utk saat ni, krn blom liat live nya. Soal lirik sih balik lg ke intepretasi msing2 dan ane g ambil pusing. Bukannya keahliannya akip klo bkin lirik yg nyeleneh.
    3,8/5
    #Againts
    Asyik sih cma too many YKW dalam artian dikaitin mulu, jd itu yg bikin trun nilainya.
    3,5/5
    #kotodamahou, nama unitnya imoutozaka
    Suara momoko g nyampe dan ane ngerasa kubo rada diturunin biar bs balance ama yg lainnya.
    3/5
    #TTMM
    intronya rada mirip2 musik ala2 kpop yg imut2, tp g nyambung pas mulai masuk lagu apa lgi reffnya,ane ngrasa maksa bgt. Dan lagu ini g bkal ane denger lg. 1/5

    Seragam dinasnya sejelek apapun klo yg make anak nogi jg sdkit naik nilainya 😀
    Oh y nih single slain jd cm haruyama jg jd iklannya 7-11.
    Yaah,,syukur deh nogi masih bs manfaatin momentum stelah menang JRA kmren. Nih single solid bgt, skali lg slamat nogichan!

    1. Kemarin2 ditodong mulu 😀
      Di cover, entahlah, yang pasti, bajunya Iori di Scoutman itu 😀

      Belum nonton yang Utacon, gara2 Mona 😀

      Iku udah kebiasa sahut2an sama Romeo & Marius *ups 😀

      Soal MV Atarashii, ada info siapa yang absen? Belum keliling ane.

      Apalagi unit imoutozaka ini mancing2 serigala P di photoshoot terakhir kan? 😀

      TTMM… ya gitu deh 😀

      Yang CM Sevel ane belum liat, ada link?
      Penjualan pertama 800K ya, lumayanlah. 😀

      1. Hahaha…
        Ane jg blom nemu sih,mantau blog/mobame mmber ato matome jg msih pada kicep 😀

        Sabar aja soal mona, klo kata unit don’t worry (reika,misa,iku) sih its gonna be allright…its gonna be allright 😀

        Soal mv under siapa yg absen,ane curiga sih lord scara g mngkin bliau g dkasih screentime. Disisi lain ane mlah nemu formasi tridente front under dri majalah gekkan entame yg baru yaitu zakki-ayane-miria.
        Cba baca ini soal story mv synchronicity, ato mngkin mimin udah baca?
        http://neverendingferriswheel.blogspot.co.id/2018/04/the-meaning-behind-move-synchronicity.html?m=1

      2. Ane belum blogwalking, lagi mager sama ngerjain review lain 😀

        Ane gak ada khawatir2nya sama Mona 😀

        Nah, atas alasan apakah Lord sampe gak hadir? Persiapan World Cup? 😀

        Udah baca beberapa hari lalu, nice pov actually. Respect karena niat nerjemahin gesture & dance sampe segitu 😀

  7. lagi males ketak ketik yg panjang..
    secara keseluruhan saya suka lagu2 di single 20 ini,tp yg paling saya suka lagu Kumo ni Nareba Ii, musik akustik dipadu dgn suara merdu Iku, Reika dan Misa Sayang yg nenangin memang mantep..duduk ditepi pantai sambil minum bandrek oplosan sambil dengerin lagu ini,bikin lupa akan masalah yg udah dilewati 😀
    untuk lagu ini 7.0/7.0 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!
%d bloggers like this:
Skip to toolbar