Sakamichi Review : Scoutman

Coupling untuk Synchronicity kembali rilis. Kali ini adalah Scoutman yang dibawakan oleh Gen 2. Dan yah…karena beberapa kali aku gagal membuat prolog tanpa spoiler, jadi, langsung saja. Ini dia Sakamichi Review untuk Scoutman.


MV ini disutradarai oleh Nakamura Taikou. Track record-nya untuk MV Sakamichi adalah MV bertema ceria seperti Guuzen wo Iiwake ni Shiite atau Inochi no Shinjitsu Musical. Jadi bisa dibayangkan bagaimana Scoutman akan ditampilkan. Well, kalian tentu sudah lihat sendiri.

Setelah di MV Atarashii Sekai mereka bermain dengan konsep space, kali ini adalah konsep yang tidak bisa dipisahkan, time. Kenapa? Karena Miona sebagai center diceritakan terlambat untuk suatu acara dan berharap waktu berhenti. Dan ternyata, waktunya benar-benar berhenti.

Less scientific than before, eh? Yah, tidak bisa disalahkan karena yakali bakal merilis dua MV bertema sains bersamaan, apalagi sama-sama berat. Nah, di Scoutman, konsep time yang digunakan adalah dengan berhentinya waktu, maka pergerakan member juga membeku. Distortion of space and time.

Bagaimana member membeku dalam gerakan, dan bagaimana gambar ini diambil, adalah sesuatu yang membuatku berpikir. Some kind of robocam or CG? Pada akhirnya mungkin adalah gabungan dari keduanya. Ada beberapa yang tidak mungkin hanya dengan robocam, dan ada yang berlebihan jika menggunakan full CG.

Diatas aku membahas sedikit tentang storyline, and that’s pretty much it. Aku tidak menangkap storyline lain. Mereka adalah grup, karena sebuah alasan dimarahi direktur acara, keajaiban melayang Miona-Maichun membuat mereka dimaafkan, dan acara berlanjut dengan normal. That’s it?

Oke, siapa yang akan memperhatikan storyline jika mereka menghadirkan MV dengan sinematografi unik seperti ini? Me did, curse it. Pada dasarnya, Scoutman sama saja dengan MV lain dari 20th single ini, minim storyline. Untungnya, masing-masing punya karakteristik sendiri, dan untuk MV ini, adalah uniknya.

Sinematografi yang -aku tak tahu apa masih bisa dibilang stopmotion atau malah mannequin challenge- membuatku ingat pada MV karya Nakamura Taikou sebelum-sebelumnya ini jelas adalah variasi. Tone warna yang gonjreng, berbeda dengan warna cerah seperti Tokitokimekimeki, honestly that was…. vivid.

Teknik gabungan CG dan robocam ini sepertinya baru pertama kulihat di MV Sakamichi. Ingatkan aku kalau saja sebelumnya sudah ada, karena aku tidak ingin mengubek folder MV untuk melihat MV lawas satu-satu. Sebagai yang pertama, eksekusinya di MV ini sudah bisa dibilang baik.

Untuk dance, well, karena ini cuma dimunculkan di akhir dan entah karena lagunya atau tempo MV secara keseluruhan, rasanya kok jadi seperti melihat dalam slow-motion. Jelas harus menunggu live untuk melihat bagaimana dance aslinya dari lagu ini.

Kostum jelas menjadi faktor kuat yang membuat Scoutman enak dilihat. Pertama baju individual yang digunakan. Satu yang paling menangkap mataku adalah Iori, bukannya itu baju yang sama dengan yang dipakai Zuumin saat TGC 2018 S/S kemarin? Now you see why I rated her so-so before.

Untuk yang lain, bagus. Kalau aku memilih siapa best dresser di MV ini, jawabannya adalah Lord Kotoko -I admire her laces- Junna -tartan & red, love the contrast- Ranze -the oldschool pink dress- Nominasi khusus untuk Kiichan dalam pakaian AD.

Sementara untuk kostum bagian dance scene, well, ini jenis kostum yang beberapa kali sudah dipakai oleh Nogi dan Keyaki, jadi sudah familiar. Melihat ini, satu-satunya komentar adalah they play it bold.

Highlight di MV ini jelas adalah kembalinya Kiichan, meski aneh rasanya melihatnya kembali setelah sekian lama. Itu pun dia kembali hanya sebagai figuran, dengan peran sebagai assistant director. Tidak mendapat bagian di dance atau storyline, yah, rasanya sudah adil karena kalau dia tiba-tiba kembali dan langsung berperan besar di MV kan awkward.

Are you feeling fine?

Overall, Scoutman adalah MV yang layak dinilai tinggi karena membawa sesuatu yang bisa dibilang cukup fresh. Aku sebenarnya tidak ingin berkomentar soal lagu untuk saat ini, tapi ini adalah faktor penting yang membuat penilaian finalku untuk Scoutman. Mudahnya, lagu dan videonya saling melengkapi.

Untukku pribadi, MV ini otomatis menggeser Live Shin jika ditanya MV Gen 2 mana yang paling oke. Yang pasti, Scoutman termasuk memorable untuk ukuran coupling. Jujur saja, MV ini jauh melebihi ekspektasiku, karena aku tidak berharap banyak akan MV Gen 2 pada dasarnya.

Dan untung saja aku keliru, bahkan, untuk taruhan beresiko, this is good enough to be a CM. Bagaimana dengan kalian?

Lord’s stare…. to remind you she want million views ASAP

All images and videos used is credited to it’s respective owners

21 Replies to “Sakamichi Review : Scoutman”

  1. Satu kata Unik! Ane ga pernah liat mv macam ini sebelumnya. Jadi, terhibur banget. 🙂

    Ane setuju juga sama mimin, sulit menilai mv ini, tanpa memperhatikan lagunya. MV dan lagu Scoutman ini saling melengkapi. Dan, karena kebetulan ane suka lagunya, dengan minimal part yg bikin ga nyaman, jadi okelah hasilnya.

    Banyak yg gagal mannequin challenge. Ada yg berkedip dan telat masuk lipsync. Tapi, sebagian besar lumayanlah. Lalu, keliatan juga benang buat nahan kardus atau laptopnya Kiichan?

    Untuk baju, ane kurang memperhatikan baju diawal, cuma pas dibagian dance aja. Dibagian dance ane suka bajunya Kotoko. Pas dengan badannya, dan dia keliatan seksi. Junna dilain sisi, perut gembulnya keliatan jelas, pas dibagian ini. Dibandingin dengan Iori yg punya ukuran badan hampir sama, Junna lebih gembul perutnya. 😀

    Nilai mv, minus lagu meski sulit untuk ane nilai tanpa lagunya, 8.3/10 Puas!

    1. Ane gak mikir mannequin challenge-nya sih, cuma kepikiran time, sama kaya pas Bathroom Travel kemarin. Soal benang dan lainnya, banyak yang keliatan, bukan itu doang 😀

      Emang pakar HBD beda, yang lain liat fashion ini malah liat lekukan tubuh 😀

  2. My Lord Kotoko, tatapanmu bikin nggak tahan. Gua suka konsep mv yg semua waktu dihentikan pake remote control.

    Kalo denger lagunya, gua jadi inget dr.pm pernah mencoba, drumnya asyik dan ngingetin gua dengan rentakan drum a la India (Bollywood).

    1. Ingat, cepet nonton MV ini sebanyak2nya, ini perintah Lord 😀

      Lagu, yah, taulah, ane no comment dulu 😀

  3. Konsepnya keren ala mannequin challenge, screentime rata + member keliatan cantik bgt.
    Kalo soal baju ane paling suka junna kedua kotoko, sama bahu miona ane pengen cium 😀
    Kiichan ga penting bgt 😀 😀
    Kok ane liat renachi mirip sayanee ya(?)
    Minusnya ane kurang suka costume yg dipake saat dance scene, mirip hoka no hoshi kara.

    1. Sekali lagi, ane cuma mikir dari time, bukan mannequin challenge jadi rada susah buat ngejawab “kenapa harus mannequin challenge” 😀

      Awas, aneh2 sama Lord hukumannya berat, kalau sama Miona…. au ah gelap 😀
      Kiichan gak penting? Harus jawab gimana nih? 😀

      Yep, emang mirip dan kayanya emang cuma tambal sulam dari kostum itu. Inget kan, LLC itu ….. dan …. 😀

      1. Ane malah suka konsepnya, unik 🙂
        Ane memuji LORD loh, siapa tau ane dapet kemudahan dalam hidup 😀
        Jadi agak aneh aja liat kiichan ada di mv 😀
        LLC itu pelit dan… (pass.. ane gak tau jawabannya 😀 )

      2. Kalau sama Lord muji, kalau sama Miona? 😀

        Nah, makanya ini udah pas, kalau langsung ikutan sama kaya lain bisa dibayangin gimana anehnya kan 😀

        Ayo tebak, entar juga gak bakal dapet hadiah 😀

  4. Hohoho, ane pikir hati ane bakal sakit lagi baca komen2 soal MV Scoutman, soalnya kmarin2 asyik baca yg sinis2 sama nih lagu apalgi MV nya, ternyata disini lebih adem, ntah bneran suka atau maen aman 😀

    Dan, ternyata skrng ane yakin sama perasaan “aneh” ane sama nih lagu, “aneh” tp ane puter mulu MV nya berulang, sambil bahu mnyentak-nyentak 😀

    Liat jam nya jd teringat MV bathroom travel + Mv akb-botutachi wa tatakunai.
    Liat kostum dancenya teringat Mv akb-baby baby baby, kostumnya jg ala2 gtu n centernya sama2 pake warna kuning 😀

    Wah, Iori pake baju yg sama kyk Zuumin ya, brrti ini mungkin baju mmber sndiri kah? tau aja LLC cra ngehemat pngeluaran 😀

    Intinya, Mantaplah MV nya, kasih nilai 8/10, -2 nya utk hal2 yg maish terlihat “mengganggu” di mata kyk yg dah pda diomongin diatas, mannequin (?) yg gagal, trus masih klihatan kawat dsb 🙂

    BTW, soal center gen-2 asyik Miona trus, gk ente bhas min? atau takut mlukai hati diriku yg lemah lembut ini? 😀
    Tpi emng lbih bgus gk usah dibahas, nikmati aja! (maksa) 😎

    1. Ente baca2 dimana? FB? 2ch? S48? Batu tulis? 😀

      Halah, bilang aja karena mau liat Miona 😀

      Baby baby baby? Centernya siapa yak? Lupa ane 😀

      Mungkin juga itu bajunya Zuumin dipinjem, beda panjang kalo diliat dari pic Zuumin sama Iori 😀

      Bahas Miona yang jadi center? Kenapa? Penting ya? 😀

      1. Anakamirikaru says:

        Baca dari buku diary lord KTK 😀

        Miona n Miria lebih tepatnya, Kissu kissu 😀

        Duh eyang, sering2 dong konsumsi obat pnambah daya ingatnya TT

        Makjang, pinjem atau sewa, eh klo sewa gk mungkin, rugi LLC 😀

        Demi Neptunus, ane gk nyangka jawaban ente bakal semenyakitkan ini, plajaran berharaga buat ane, jgn memamncing pmbahasan yg emng gk dibahas. Malam ini bkl tidur dgn mata yg meneteskan air mata TT

      2. Ente bisa bacanya? 😀

        Wah, Lord diabaikan 😀

        Gak usah diinget2 deh, gak penting juga kayanya 😀

        Paling malak Zuumin, diganti boneka shinchan 😀

        Makanya, pentingnya dimana? Teriak2 ganti juga gak bakal diganti juga, kasih member lain kesempatan? Kiichan dapet screentime aja udah syukur. Jadi, unfaedah 😀

      3. Anakamirikaru says:

        Bisa dong, dgn bimbingan pnuh kasih sayang dari lord 😀

        Mancing aja ente 😎

        Lagi2, pait pait pait TT

        Rugi jg dong LLC klo haris ganti pake boneka shinchan, kan pake modal jg itu 😀

        Sudah sudah sudah, makin ente bhas makin sakit ane, meski gk ada darah TT

      4. Yakin penuh kasih sayang bukannya ente yang HBD? 😀

        Oh iya jelas, mengabaikan eksistensi sesuatu yang absolut sih ente 😀

        Itu juga paling hasil tuker guling sama satu album Nogi sama pengarangnya 😀

        Selalu itu 😀

      5. Anakamirikaru says:

        Emngnya lord Bisa di HBD-in? ilmua terllau tinggi n bisa nebak niat yg gk baek 😀

        TT

        Sgtu peliynya 😀

        TT

      6. Kalau pake jurus beruang bisa kali 😀

        Inget hukum pertama LLC 😀

      7. Anakamirikaru says:

        Wah kacau ente, sama aja itu ente menghina Lord, masak lord bisa ditaklukan hnya dgn jurus beruang 😀

        😀

      8. Loh, kan itu ajaran asal-usul kekuatan Lord, diajarkan di pelosok Siberia 😀

      9. Anakamirikaru says:

        😀

  5. setuju sama agan admin, mv ini emang unik tapi jujur emang gak tau konsep utamanya apaan…

    bicara tentang menghentikan waktu atau mannequin challenge, member masih bisa buka mulut dan kedip mata… kalau stop motion gak ada adegan gerak perpindahan member… tapi daripada mikirin itu, ane nyaman ngeliatnya karena tone mv nya gak burem kayak main single dan mv gen 3 plus gak ada efek2 buat sakit mata kayak mv gen 1…

    screen time jadi keunggulan buat mv dengan jumlah member dikit, gak perlu pusing liat member siapa atau yang mana dan dimana atau kemana (lirik mv under)

    overall suka dengan mv nya, ane kasih nilai 9/10

    1. Ngomongin konsep berarti harus ngomongin lirik kalau untuk lagu ini 😀

      Yep, tone yang beda dari MV lain, bisa dibilang paling acceptable untuk ukuran Nogi, jadi nilai plus Scoutman. Screentime ya karena dikit, plus kuasa Lord bikin screentime adil bahkan buat yang baru balik dari hiatus 😀

Leave a Reply