Sakamichi Review : Glass wo Ware Single

6th single Keyaki, Glass wo Ware akhirnya dirilis pada 7 Maret 2018. Single keenam yang membawa banyak…. rants & raves. Kenapa? Yah, aku tidak perlu menjelaskan panjang-panjang lagi kan? Itu pula alasan kenapa aku tidak begitu semangat menulis Sakamichi Review untuk single ini.

Well, show must go on. Review tidak bisa ditunda-tunda sebelum basi. Jadi, langsung saja, ini dia Sakamichi Review untuk Glass wo Ware.


Covers Coverage

Type A masih sama. Sudah 4 single berturut-turut aku menulis pembukaan untuk covers coverage dengan kata-kata ini. Type B menjadi milik Yuichanzou, tridente di single ini. Type C untuk empat member front row sisanya; Miichan, Suzumon, Mizuho, dan Risa.

Type D untuk 2nd row, dan Regular untuk 3rd row. Komposisi yang sudah baku. Dan sejujurnya, aku kurang suka dengan cover kali ini. Sedikit terlalu terang mungkin? Warna-warna mencolok dengan kostum hitam, kontrasnya tidak bisa lebih tinggi lagi.

Well, ini masalah selera. Aku sendiri bisa saja menyukai cover ini kalau punya konsep yang jelas. Konsep ini tidak mirip dengan main single, atau yah, katakan saja, membawa sesuatu yang baru. Dibilang emo pun, kesannya jauh dari itu.


Tracklist

ガラスを割れ! Glass wo Ware!

MV Review Here

Kembali dengan nuansa EDM yang kental. Warna musik ini khas Keyaki, atau harus kubilang mulai sekarang, Green Belt sebagai counterpart dari Purple Line? Sedikit berlebihan sih, tapi memang, musik Keyaki yang sedikit berisik seperti ini mudah dikenali.

Berbeda dengan MV, lagu ini sebenarnya mood booster. Karakteristik ini adalah ciri khas dari emo cult satu dekade lalu, tidak aneh jika kubilang My Chemical Romance atau Fall Out Boy punya kemiripan dengan Keyaki di rilisan keenam ini. Dan liriknya juga.

Not for everyone, it is guaranted. Musik yang menggabungkan EDM dan instrumen klasik, dan porsinya bisa dibilang sama-sama dominan mungkin akan terdengar terlalu matang atau terlalu mentah. Dari vokal, sayangnya, aku tidak menangkap magis yang sama seperti saat Kaze ni Fukaretemo. 

Rate : ⭐⭐⭐1/2

もう森へ帰ろうか? Mou Mori He Kaerou ka?

MV Review Here

Trance? EDM? Yah, musik zaman now. Susah untuk menilai lagu ini, karena entah kenapa terdengar begitu generik bagiku. Setelah mendengarkan lagi dan lagi, berulang kali, sepertinya letdown terbesar untuk lagu ini adalah karena vokal. Music-wise, it was average though…

Oke, tidak adil mengatakan vokal disini jelek semua. Ada beberapa bagian yang lumayan, tapi ya begitulah, apa ya istilahnya, seperti antara musik dan vokal ada mismatch. Jadi kesan pada lagu ini tidak bisa tinggi. Tapi tentu, ini personal.

Rate : ⭐⭐⭐

夜明けの孤独 Yoake no Kodoku

Ballad yang berbeda dengan solo Tecchi sebelumnya seperti Jibun no Kitsugi. Oke, the music is, so Naachan-like. Dengarkan semua solo dari Naachan selain Kougosei Kibou lalu dengarkan Yoake no Kodoku kemudian, perbedaannya hampir tidak ada. Good, but unexpected.

Di SR untuk MV Glass wo Ware, aku mengatakan Tecchi memiliki kemiripan dengan Taemin, tapi di lagu ini sama sekali tidak. Tidak ada beat berarti ini tidak bisa dibawakan dengan dance. Sesuatu yang jadi kekuatan Tecchi. Dan lagu ini, pasti dibawakan live, karena ini Tecchi.

Rate : ⭐⭐⭐

イマニミテイロ Ima ni Miteiro

MV Review Here

Up & down here. Dalam artian ada bagian dimana suara nasal dan berat saling bersahutan. Well, tidak bisa dibilang harmoni, contohnya, setelah bagian Miipan, ada Ramen, dan seterusnya. Bagiku malah membuat lagunya ambigu, mau didengarkan seperti apa enaknya.

Untuk aransemennya sendiri, klasik, khas Hiragana. Mentahnya lebih kena daripada EDM a la Kanji. Sesuatu yang membuatku kadang lebih mengapresiasi musik Hiragana. Yah, di single ini, dua rilisan Hiragana sama-sama bagus.

Rate : ⭐⭐⭐1/2

ゼンマイ仕掛けの夢 Zenmai Shikake no Yume

MV Review Here

Kembalinya Yuichanzou setelah absen di Kaze ni Fukaretemo. Kembali dengan musik folk yang seolah sudah menjadi identitas musik mereka, Zenmai Shikake no Yume jelas lagu yang lebih segmented dari Glass wo Ware sekalipun. Karena kekuatan musik ini adalah di lirik.

Masih ada unsur pop disini, tapi entah kenapa rasanya terlalu mirip dengan Tuning. Bisa dibilang ciri khas dari lagu ini hampir tidak ada. Di bagian refrain juga vokal terdengar tidak terlalu stabil, sedikit kekecewaan jika mengingat siapa yang menyanyikan.

Rate : ⭐⭐⭐

バスルームトラベル Bathroom Travel

MV Review Here

Sugar acid. Lagu dengan kadar gula berlebih ini dibawakan oleh spesialis Neru-Miichan-Ozeki (?) dengan MV yang begitu komik, pastel dan ringan. Well, sambutan untuk lagu ini terbilang bagus, karena mengurangi sisi gelap Keyaki…. yah begitulah.

Karena lagu tipe ini bukan yang paling utama di playlist-ku, jadi review ini jadi lebih personal. Did we still called it bubblegum pop? Fair saja deh, lagu-lagu TWICE banyak yang begini, tapi dengan vokal yang lebih tebal, katakan saja. Sementara Bathroom Travel, terlalu gula-gula untuk seleraku.

Rate : ⭐⭐⭐

半分の記憶 Hanbun no Kioku

This is it, the savior. Sejak intro, nuansa yang khas Purple Line -ingatkan aku lagi siapa Hiragana ini- membawa kesan yang jauh lebih matang daripada debut Hiragana Gen 1. Well, kubilang lagu debut adalah karena No War in The Future adalah gabungan dengan Gen 1.

Seriously, how can it be this good? Lagu, cek. Vokal, cek. Ini bagian yang paling membuatku takjub. Bagiku, vocal-wise, Hiragana 2>Nogi Gen 3>Hiragana 1. Lagu debut Hiragana Keyaki terkesan lebih idolish, Hanabun no Kioku lebih tegas, ada corak Kanji disini.

Yah, meskipun Purple Line masih cukup tegas, feel yang kudapat dari lagu ini adalah mirip dengan lagu-lagu Nogi dengan skema yang sama, seperti Ano Hi Boku wa Tossa ni Uso wo Tsuita, atau Shitto no Kenri. Apapun itu, kelanjutan Hiragana 2 patut ditunggu.

Rate : ⭐⭐⭐⭐1/2


Seifuku

Seifuku yang digunakan kali ini all black. Ada tambahan jaket seperti yang digunakan di Keyakake, tapi aku terlalu malas untuk mencari-cari gambarnya lagi. Seifuku ini simpel, desainnya hanya dihias motif garis lurus berwarna abu-abu dari atas ke bawah.

Sementara untuk jaket, yang tidak kutaruh gambarnya -well, kupikir semuanya sudah menonton Keyakake, jadi pasti tahu- aksen zipper yang ada membentuk partikel seperti yang ada di MV Mou Mori He Kaerou ka? dan lagi-lagi, warnanya juga hitam.

Ada aksen zipper di bagian dada, berguna untuk menyimpan obat tetes mata dan lainnya. Belt dengan dua kancing besar yang juga ada di ujung lengan. Sementara untuk Hiragana, aku tidak tahu apa ada seifuku khusus selain yang digunakan untuk jacket photo.


Conclusion

Glass wo Ware terjual sebanyak 638.802 keping di hari pertama, melampaui Kaze ni Fukaretemo yang terjual 483 ribu keping di hari pertama. Di hari kedua, sampai 90K, jadi aman untuk mengatakan di rentang waktu bulan ketiga-keempat 1M bisa ditembus.

Setelah menonton Keyakake, dukungan dari sesama entertainer mengalir untuk Keyaki. Tentu ini adalah PR yang bagus. Tapi ini hanya di acara mereka sendiri, okelah mereka yang muncul di episode terakhir juga membantu PR lewat social media, tapi skalanya belum nationwide.

Jadi, 1M masih menjadi mimpi bagi Keyaki yang sekarang. Setidaknya dalam waktu dekat. They did make a good deal with Docomo, tapi hanya lagu, tidak mempromosikan Docomo sejauh yang aku tahu. Profitable, apalagi kalau ini menjadi kontrak jangka panjang.

Aku tidak ingin membahas tentang Tecchi, atau image Keyaki karena tidak ada akhirnya. Sesekali diangkat artikel bagus, tapi terus-terusan juga tak ada gunanya. Yang pasti, 6th single ini termasuk bagus. Bagus untuk Hiragana, tidak begitu bagus untuk Kanji.

All images and videos used is credited to it’s respective owners

38 Replies to “Sakamichi Review : Glass wo Ware Single”

  1. Cover
    Bagus 🙂

    Lagu
    Glass = Lagunya biasa aja.
    Mori = Ane gak begitu bisa ingat lagunya.
    Yoake = Agak aneh ane dengernya. Gak tau kenapa.
    Ima = Lebih enak denger dengan mvnya.
    Zenmai = Yang paling ane suka 🙂
    Bathroom = Gula gula gula gula. Micin mana micin?
    Hanbum = Kedua ane suka setelah lagunya Yuichanzu 🙂

    Seifuku
    Itu Fuchan mau melayat kemana? 😀

    Gak heranlah naiknya banyak. Karena liat aja HSnya nambah personil dan soldout. Makanya K buat gen 2 gitu biar bisaa tembus sejuta dan biar adil sama H yang baru dua tahun udah ada gen 2nya 😀

    1. Jadi, intinya, asal bagus aja nih ini single?

      Mentang2 yang dipajang fotonya Fuuchan, nyinyir nih 😀

      Bikin K2? ane sih mendingan gak dulu deh. Jumlah 20 K+20 H udah banyak, lebih dari ini, gak yakin ane masih enak diikutin.

    2. Bagus, tapi ya… pada taulah 😀

      Gak, meski yang dipajang foto Risa juga bakal tetap ane bilang, “Risayang mau melayat ke mana? Sini barengan” 😀

      Tapi, kayaknya bakal kesampaian omongan ane 😀

      1. Enggak, ane gak paham 😀

        Kalau ini yang dipajang? 😀
        jisoo

        Artikel udah ada, jadi ya, bahas disono aja 😀

    3. Jangan mancing min, pengen hidup tenang ane. Ntar kalau ane ladenin jadi gak bisa tenang hidup ane 😀

      Ah foto lama. Gak asyik. Udah punya banyak ane. Mau liat? 😀

      Udah komen kok ane. Kali ini lumayan berbobot komennya 😀

      1. Maksudnya gimana ya? 😀

        Ane ditawarin foto? Gak salah orang? 😀

        Gak tau berbobotnya berapa gram, tapi ya udahlah 😀

    4. Jadi maksudnya itu gini…. Gitu 😀

      Kali aja mimin mau foto ekslusif ane sama Jisoo 😀

      Segram juga berharga 😀

      1. Kaya bapak kos serigala, gak jelas 😀

        Editan doang, unfaedah 😀

        Ah kata siapa 😀

    5. Ane disamain sama aki-aki doyan micin? Ups 😀 *ala-ala iklan sampo

      Yang bilang editan siapa? 😀

      Kata ane kan 😀

      1. Emang satu spesies 😀

        Ane. 😀

  2. Cover: suka yg tipe a, sangar. 🙂
    Lagu:
    Garaware : lumayan, karena diawal musiknya pake aroma band yg kental. Agak kecewa dibagian reffnya, karena musik idolnya kental banget. Bintang: 2.5

    Moumori: lupa lagunya, dengerin cuma sekali. 😀

    Yuichanzu: terlalu mirip dan ga ada inovasi baru. Meski dikatain kekuatannya di lirik, tapi buat ane yg ga terlalu bisa bhs jepang, hanya aransemen dan melodi nadanya yg ane andalkan. Sayangnya keduanya ga bisa memuaskan hasrat ane. Bintang: 2

    Yoake: kalo lagu slow, vokal harus bagus. Sayangnya vokal Tecchi ga gitu, terkesan biasa, kayak cewek nyanyi karaoke. Bintang: 2

    Bathroom travel: cringe fest. Musiknya mirip lagu tsukkomi-komi-komi dari Hamada bamyu-bamyu. Tapi, ane lebih suka yg punya Hamada dibanding ini. Bintang: 1

    Imanimiteiro: suka banget intro pianonya. Bikin merinding. Vokalnya lumayan, agak ga suka pas solo part. Terutama bagian Ramen. Bagian awal lagu lumayan enak. Reffnya agak kecewa, karena nadanya cenderung udah umum dipakai. Bintang: 3

    Hanbun: lupa lagunya, entar coba dengerin lagi. 😀

    Seragam: lumayan, agak bosan dengan warna gelap. Tapi mau gimana lagi, ini karakter mereka. Untuk seragam yg pake jaket, belum liat keyakake, jadi ga tau. 😀

    Belum bisa ngevote, ntar aja kalo ada waktu. 🙂

    1. Setdah, dua lagu sih bukan lupa, tapi ingatan makin parah 😀
      Ancur banget nih nilainya. Itu dari maksimal berapa poin? 😀

      Malah lebih parah kalau liat seifuku yang dipake di Keyakake, all black 😀

      1. Kebanyakan dengerin sebelah, males dengerin keya. 😀

        5 poin.

        Pengen ambil, kuota mepet. 😀 Tambah lagi, ane males banget nonton keyakake. Ep 2 minggu lalu aja ane skip, dan cuma pause pas closeup Ue aja. 😀

        Ane bisa bilang single kali ini kurang menarik buat ane. Alasannya sama dengan Fukyouwaon, kemasan doang minim esensi.

      2. Sebelah siapa? Negeri sebelah atau grup sebelah 😀

        Ente streaming gitu?

        Wow, menusuk 😀

    2. Negeri sebelah. Dengerin cuma itu doang sekarang ini. 😀

      Ga lah. Pengen ambil yg hemat atau 480p, tapi kok ane ga rela ngebuang 200-an mb. 😀

      Yah, gimana lagi. Sejak saat itu, ane liat mereka kehilangan kebebasan berekspresi.

      1. Awas kecantol grup lain juga 😀

        480p sampe 200 MB ente ambil dimana?

        Mungkin mereka niru cara Kim Jong Number Un 😀

  3. Untuk glass wo ware ane setuju dengan 3 stengah bintang… But mou mori he kaerou ka?menurut ane lebih bagus dari pada glass wo ware…

    Kalo dance ane lebih suka glass wo ware kayaknya

    Bathroom travel… Penempatan ozeki memang agak aneh but entah kenapa ane merasa ozeki cocok ada di sana… Apalagi kalo ditambah Uemura rina xD

    Hanbun no kioku? Sebagus itu kah? Blom pernah denger… Jadi penasaran xD

    1. Ya, kan udah ane bilang, soal review2 gini, pasti subyektif. Dan ane juga udah bilang kan, tipe lagunya bukan favorit ane 😀

      Kalau Ue mungkin entar gak kuat dance lama2, inget umur aja. 😀

      Lah malah belum denger 😀

  4. Anakamirikaru says: Reply

    Cover
    Suka sama yg Type D, warna asapnya gk bikin kesan garangnya ilang di mata ane, yg laen warna asapnya seakan ngilangin kesan grang.
    Dan lagi2, tipe Reguler, wajah member jadi no. sekian 😀

    Glass wo
    Rock You!!!
    Lbih bisa ane nikmatin ktimbang main song single sebelumnya. Yg agak kurang bgi ane disini terllau bnyak suara2 yg mnurut ane mlh gk perlu, kyk suara cowok yg menggonggong (?), suara pecahan kaca yg terlalu bnyak dan berulang, mending suara kaca pecahnya pas dibagian reff aja.
    Lagu ini bisa x dipake Unit Inumen 😀
    3 / 5

    Mou Mori
    Terkesan kalem tp Grrrrrr.
    EDM yg model gini masih bisa ane nikmatin. poin negatif dilagu ini mnurut ane pas nada part solo Techi yg kmudian diikutin mmber laen. Nadanya berubah drastis, klo enak atau lebih enak gk pa, tpi klo bgi ane malah ngerusak.
    3/ 5

    Yoake
    Kaget, lagunya gk setipe sma lagu2 solo Techi yg sbelumnya.
    Ane gk terllau pernah ngotot soal kualitas vocal klo bcra soal member group Aki-p, ane hargai kesan lagu yg berbeda dikasih ke Techi.
    3 / 5

    Ima ni
    Enak. Solo partnya jg ane suka. Lumayan kaget dgn kualitas suara mmber yg mnruut ane gk terllau buruk klo bcra soal vocal di kingdom aki-p.
    3.5 / 5

    Zenmai
    Dgn unit yg bisa dikatakan vocal kedua membernya paling diapresiasi diantra mmber laennya, ane berhrap suatu saat Yuichanzu bisa dpt lagu yg lebih bisa mengeksplor vocal zuumin sama yuipon, folk ok tp berhrap lbih deh ane x ini 😀
    3 / 5

    Bathroom
    Ima Hanashi versi Keyaki 😀
    Lantran nada lagu ini bnyak kmiripan sama lagu Nogi Ima Hanashi ane sampe cri tau lagu ini dikerjai orng yg sama dgn Ima hanashi atau enggak, ternyata beda 😀
    Jadi gula2 di darknya Keyaki, bagus.
    3.5 / 5

    Hanbun
    Ntah knp awal2 lagu ini sependengaran ane nadanya agak mirip2 lagu MRG – 2Dome 😀
    Setuja, nih lagu purple line nya kental sangat. Klo ane gk tau ini lagu Hrgana, bisa2 ane bilang ini lagu Nogi 😀
    Musik n vocal member top markotop.
    3.5 / 5

    Seifuku
    Wah itu toh baju dinas kali ini. Ane baru tau, soalnya jrng kliling soal Keya + blum nnton Kakenai episode minggu ini 😀
    Hmmmm, gtu aja deh 😀

    Conclusion
    Klo diliat dari nilai versi ane, single ini rata2lah soal lagunya bagi ane. Lebih mendingan ktimbang single sebelumnya 🙂

    1. Asap apa asap? Bisa aja cari kamuflase 😀

      Inumen terlalu keren kalau dikasih lagu begini 😀

      Mou Mori no comment deh, ane masih belum dapet feelnya.

      Itu soal Ima ni Miteiro ada faktor lain yang terlibat pasti 😀

      Kalau yang kaya gitu, susah. Soalnya mereka udah kena di folk. Kecuali ganti image, dan itu bakal ngilangin keunikan. Pilih mana?

      Ima Hanashi? Imahana 13th? Jauh banget pak 😀

      Ini lagi dikatain mirip sama 2Dome, apa coba 😀

      Lah biasanya ente yang ngomporin soal Keyakake ini sendirinya malah belum liat, gimana sih 😀

      1. Anakamirikaru says:

        Nah kan, hal kyk gini trus berulang, curiga mulu, aku letih dgtuin mulu 😀

        Wah selepe sama Inumen 😀

        Nada Mou mori tuh kyk gk asing, jd lbih mudah diterima sama kuping ane.

        Asyik curiga mulu ya ente, iyadeh, krena faktor ane kasihan sma Hiragana, puas?! puas?! puas?! 😀

        Ya coba aja dulu, asal lagunya enak pasti bsa diterima lah Yuichanzu, kyk A7x yg grang tiba2 bikin lagu Dear God, enak tetep bisa diterima meski lbih soft dari lagu2 mreka yg biasanya *malah bahas kmn2 😀

        Maksudnya jauh?

        Coba lah dengerin pas part nada pertama member mulai nyanyi, mirip2 sama bagian part di lagu 2dome, coba dengerin berulang-ulang 😀

        Hahahaha, akhir2 ini sering tidur cepat dri yg biasanya makanya bnyak file numpuk ini yg blum disentuh, yah kyk draft ente yg numpuklah 😀

      2. Soalnya disitu ada seseorang 😀

        Ah, nunggu sepak terjang di 46H aja 😀

        Kasian apa kasian? Bisa aja cari alesan 😀

        Iya, kemana2, jauh pake banget perbandingannya 😀

        Bathroom sama imahana? 😀

        Gak deh makasih, sakit kuping entar 😀

        Alasan aja 😀

      3. Anakamirikaru says:

        Seseorng? ah masak sih seseorng 😀

        Terutma part menjelang reffnya:
        https://youtu.be/r3i7rGC90VU

      4. Oh jadi udah gak dianggap nih? 😀

        Setdah, jadi bisa dibilang kenapa Bathroom nilainya jelek ya karena vokal 😀

      5. Anakamirikaru says:

        Ente mabok, klo ane bias msak ente bilang alsannya cuma krena seseonrg, pdahal distu bidadari2 ane pd ngumpul, Neru, berika n UE, jd bukan seseorng lah 😀

        Yaelah, dri bhas nada yg mirip ente belokin ke urusan vocal, pdahal ente tau pndpat ane klo soal vocal mmber IG nya Aki-p, gk maksa, gk nuntut n gk berhrap bnyak 😀

      6. Oh iya kah? Gak keliatan sih, ane merhatiin jendela di pojokan itu soalnya, ada “sesuatu” 😀

        Lah artinya ane ngakuin kalau nadanya mirip, berarti poin selanjutnya vokal dong. DImana2 gitu kali pak 😀

      7. Anakamirikaru says:

        Makanya, pake dong kacamatanya, sadar umur 😀
        ngeles aja 😀

        Ane kyk pertma x aja komen dipostingan review lagu, seinget ane, ane gk pernah bhas lbih dlam soal vocal, ada2 aja ente klo bikin alsan 😀

      8. Mata ane kan x-ray ngeliat apa yang gak diliat orang lain 😀

        Kenapa ane malah ikutan bingung? 😀
        Kronologinya kan ente bilang bathroom mirip imahana>ane bilang enggak>ente kasih link>ane setuju, masalah kenapa ane bilang gak mirip berarti karena vokal soalnya nadanya mirip>selanjutnya……?

      9. Anakamirikaru says:

        Mata dukun? 😀

        ah, lagi2 bhasa ente ribet.
        Tenangin diri dulu gih dari masa berkabungnya 😀

      10. Mata Najwa (loh?) 😀

        Kronologi dibilang ribet, elah, macam mana pula 😀

      11. Anakamirikaru says:

        😀

        Emng ribet, seribet hdup ente 😀

      12. Gak ngacaan nih ye 😀

      13. Anakamirikaru says:

        😀

  5. Rilis juga review lagunya
    versi ane:

    1. Hanbun no Kioku, 4 star
    sepakat sama agan admin, alunan musik khas nogi tapi vokal yang keluar aura kanji… ane suka, tapi jujur aja agak kecewa lagu ini ditaruh di reguler, minus mv dan dipecah sama kakaknya gen 1 hira. Ane harap kelanjutannya gabung aja gen 1 dan 2 hira nya, jangan ngulang skenario nogi dimana ada sekat antara gen2 dan 3 (menurut ane pribadi)

    2. Imamite, 3.8 star
    Ga ada keluhan buat vokalnya, menurut ane harmonisasi antarmember udah cukup oke. lagunya juga enak didenger, tapi memang lebih bagus kalau denger lagu ini sama nonton mv nya.

    3. Garaware, 3.5 star
    Ciri khasnya kanji ya lagu begini, ga bisa komen lebih lanjut. bagus aja

    4. MouMori, 3.2 star
    Ketutup sama main songnya, jadi dengerin lagu ini cuma beberapa kali aja dan kesannya biasa aja, bagus engga, kurang bagus juga engga

    5. ZenShikake, 3 star
    rilisan duet yang emang ciri khasnya, lagunya biasa aja

    6. Yoake no kodoku, 3 star
    techi dikasih lagu begini tuh rasanya agak aneh, tapi ya cukup oke meurut ane

    7. Batravel, 2.7 star
    Seperti rumput di atas aspal, lagunya kurang begitu berdampak di kuping. beda dengan lagu2 di atasnya yang masih bisa ane dengerin bahkan nyanyiin

    1. Udah sering kejadian kan, lagu2 bagus seringnya dapet di urutan yang gak menguntungkan 😀
      Kalau gabung antara H1 & H2, entahlah 😀

      MV Ima ni Miteiro artistik sih 😀

      Jadi, nilai untuk single ini berapa? 😀

  6. Ok, ini pertama kli ngomen stlh jdi silent reader sejak jaman review fukyowaon

    Pas dngr reviewnya d radio berharap lagu/stylenya macam E-girls di MV Strawberry Sadistic (modern rockpop jga tpi ke dance-pop dan gk dark” bngt) tpi ya gini ya hasilnya lgu rock biasa lbh cocok jdi B-side

    Lagu terbaik d single ini Mou mori sama hanbun aja sih 🙂

  7. Ok, ini pertama kli ngomen stlh jdi silent reader sejak jaman review fukyowaon

    Pas dngr reviewnya d radio berharap lagu/stylenya macam E-girls di MV Strawberry Sadistic (modern rockpop jga tpi ke dance-pop dan gk dark” bngt) tpi ya udh hasilnya bagus aja

    Lagu terbaik d single ini Mou mori sama hanbun aja sih 🙂

    1. Wah udah lama nih 😀
      Dari sebelah sampe sekarang di tempat baru 😀

      Ane udah lama gak ngikutin E-Girls… jadi…. well, ya gitu deh 😀

      Sepaket soal Hanbun 😀

Leave a Reply