Sakamichi Review : Glass wo Ware

Di tanggal 14 Februari kemarin, MV untuk single keenam Keyaki; Glass wo Ware dirilis lewat channel resmi Youtube Keyaki. Well, sebenarnya, judulnya ini malah membuatku merasa main-main ke departemen barang pecah belah di mall, sedikit berkaitan sih.

Dengan apa? Situasi fandom Keyaki. Senggol dikit pecah. Sama seperti yang kubahas di beberapa artikel terakhir. Well, untungnya, aku tidak terlibat begitu dalam di Keyaki sekarang ini -for whatever reason- jadi review bisa lebih obyektif. Nah, langsung saja.

Pertama, TAKAHIRO kembali ada sebagai koreografer, jadi sejak awal aku tidak mengharapkan sesuatu yang berbeda drastis dari single sebelum-sebelumnya. Begitu juga dengan sutradaranya, masih sama dengan tiga single sebelumnya. Low expectations, actually.

MV dibuka dengan Tecchi yang berada di sebuah warehouse, dengan tangan yang masih digips and I think the next is quite good story. Dia melihat TV yang menampilkan adegan hyperventilating di opening scene. Jika dilihat, Tecchi tidak memakai gips di scene pembukaan. Artinya?

Flashback to last year drama. Ekspresi yang ditampilkan seolah dia tidak ingin mengingat hal itu lagi, plus bumbu action menendang TV -at least it was CRT, not UHD- bagiku seperti menggambarkan bahwa ini adalah 2018, meski dengan banyak suara berbeda, adalah tahun baru, lembar baru bagi Keyaki.

Sounds hypocrite, karena banyak hal di MV ini tidak menggambarkan itu. Okay, next. Pasukan Keyaki datang tanpa penjelasan. Scene yang mirip seperti film-film gangster Korea -I assure you, don’t ever judge anything far too early- dan hairstyle mereka mengingatkan pada era kejayaan Emo cult satu dekade lalu.

Selama dua menit berikutnya, tidak ada yang patut digarisbawahi kecuali penggunaan backdancer yang tidak membawa sesuatu yang bisa dibedakan dari member cukup mengesalkan. Bagiku, yang paling absurd adalah bendera Keyaki di belakang. What’s the point? Warnanya tabrakan dengan MV keseluruhan.

Selanjutnya…well, aku tidak bisa bilang banyak karena meskipun berkali-kali menonton ulang, aku tidak menemukan anything noteworthy. Pada dasarnya hanya dance scene sampai akhir. Karena ini Keyaki, jadi yah, memang jangan berharap pada storyline.


Untuk urusan screentime, well, apalagi yang bisa dikatakan. Ini Keyaki, jadi 70% fokus pada Son of the Sun sementara yang lain masih menjadi penggembira. Tidak banyak yang bisa dikatakan dari member lain karena memang tidak memberi impact yang besar.

Beberapa mendapat bagian solo shot yang cukup bagus. Sepersekian detik per member, itu cukup. Karena tidak ada storyline, hal ini jadinya wajar. Actually, what did you expect then? Ini bukan MV a la Nogi atau a la TWICE, yang masih mirip-mirip.

Dengan 21 member, hal ini selalu menjadi pertanyaan. Sejauh ini, favoritku masih Getsuyoubi jika mengambil tema dark seperti ini. Disitu bisa ada teatrikal yang menjadi bumbu penyedap daripada hanya dance dari awal sampai akhir.


Untuk urusan dance, ini yang menjadi selling point utama Glass wo Ware. Well, sebenarnya, aku tidak menangkap bagaimana dance kali ini memorable selain untuk headbanging. Yeah, ini adalah dance yang levelnya tentu menguras energi, tapi, well…

Bagiku malah seperti perpaduan banyak dance, terutama entah kenapa terbayang boy group dari negeri sebelah. Seperti familiar, jadi yah, originalitasnya terasa kurang begitu oke bagiku. Oke, ini pendapat pribadi, jangan dijadikan acuan global.

But it wasn’t a bad thing. Sejujurnya, aku cukup suka, terlebih dari kostum plus hairdo, Keyaki terutama Tecchi mengingatkan pada Lee Taemin. Oke, sedikit trivia, ini untuk penggambaran saja. Taemin adalah member SHINee yang memiliki image sebagai gender-neutral sebagai konsepnya.

Beberapa rilisannya, well to simplify, punya kesan yang sama dengan Tecchi. Yah, contohnya bisa dilihat di lagu Goodbye ini. Jadi, untukku, punya idol seperti ini enak-enak saja, bisa ada variasi tapi tentu sedikit melelahkan kalau terus-terusan.

Oke, ini bisa dibilang bias atau apalah. Terserah. Aku juga tidak menulis tentang plagiarisme atau apa. Yang pasti, aku hanya ingin bilang, kesan yang kudapat sama.


Bagiku, MV ini tidak bisa dibilang bagus. Bahkan, Fukyouwaon rasanya masih sedikit diatasnya. Terasa terlalu biasa karena tidak ada unsur yang membuat lagunya menjadi bisa dinikmati. Teori MV membantu lagu tidak terasa (lagi) di Glass wo Ware.

Banyak unsur yang membuat MV ini terasa hambar saja. Mulai dari minusnya kejutan, masih terlalu Tecchisentris -yang mana, the sun who never sets- atau dan faktor-faktor lain seperti fandom. Untukku pribadi, level MV ini hanya sebatas coupling, uhm, mungkin harus dibahas lebih lanjut.

Mungkin juga ekspektasi yang terlalu tinggi membuat Glass wo Ware menjadi terkesan monoton. Belum lagi rumor tie-up untuk single ini, jadi yah, berharap terlalu tinggi kalau jatuh ya sekalian sakit. Well, I’ll just sit down and enjoy the drama. What about you?

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Leave a Reply

45 Replies to “Sakamichi Review : Glass wo Ware”

  1. MV yg bikin ane ngakak! Lumayan menghibur. Ternyata Kanji Keya bisa juga bikin MV dan dance komedi. Salut buat sutradaranya dan Takahiro sensei! 😀
    Ekspresi member juga. Keliatan berusaha keras untuk keliatan cool, tapi jadinya malah lucu. 😀

    Screentime, no comment deh. 🙂 Masih bisa liat Ue, meskipun seiprit, udah cukup buat ane. 😀

    Kekurangannya mungkin di extra backdancers. Ga perlu kayaknya. Atau, bikin extra backdancernya pake baju warna beda. 🙂

    1. Lah? Komedi dari mananya? 😀

      Itu mah gak seiprit, banyak itu dibanding…. 🙁

      Nah itu dia, pertama ane mikir ini apa Hiragana ikut ya? 😀

      1. Gerakan dancenya. Konyol aja liatnya. 😀

        Loh, katanya ente udah ngelupain dia. XD

        Kayaknya ga ada anak Hiragana yg rambutnya pirang. 😀

      2. 😀

        Ngompor? 😀

        Ada kan, yang baru 😀

  2. Boleh komen soal lagunya gak? Biasanya mimin nulis soal lagunya waktu review keseluruhan kan? Masih lama berarti…

    Ane coba muter ulang mvnya malah pusing karena telinga dan mata ane dipaksa bekerja terlalu keras

    Keyaki tetap keren seperti biasa. Makanya ane ngerasa ya biasa aja

    1. Nah itu tau, jadi gak boleh 😀

      Lah ngapain melototin videonya kalau gak ngereview? 😀

      Keren? Diatas bilang komedi malah 😀

      1. Bisa berubah ini ntar pendapat soal laginya 😀

        Ane mencoba mencari keberadaan bidadari ane, sayang aja cakep gitu gak keliatan 😀

        Namanya selara ya beda 😀

        Ane diliat nonton ini sama kakak ane dikiranya boyband 😀 Berarti emang keren ini mvnya 🙂

      2. Gak konsisten 😀

        Bikin aja FMV 😀

        Yah, kaya yang ane bilang, kalau ngejar image gender neutral sih udah pas di jalurnya 😀

      3. Daripada gak konsisten, lebih ke fleksibel 😀

        Males ah. Lagian bedalah sensasi nonton yang fanmade sama officialmade 😀

        Aneh aja sih. Awalnya pengen sedikit beda, jadi sangat beda 😀 Apalagi perubahan sikap member-membernya 😀

      4. Gampang dipengaruhi kali 😀

        Ada juga yang FMV lebih bagus dari official. Banyak malah 😀

        Banyak yang ngomong perubahan sikap, tapi ane sendiri gak update Keyakake jadi gak bisa ngomong.

  3. MV yg keren, dah bgtu aja, gk ada ssuatu yg berkesan yg tertinggal stelah liat nih MV,
    Dance sangar, dah biasa, gk ada gerakan yg jad masterpice juga.
    Backdancer, dah pernah sblumnya di MV Kaze ni.., malah ini lebih bnyak, 30 orng. Dan spertinya smua satu suara, knp warna baju M-1 nya sama warna hitam kyk yg member pake,
    Jadi ya, MV ini skedar keren ala Keya tp gk ada kesan mendalam yg ditinggalkan (halah).

    Soal screentime, UE kembali bisa terlihat di MV Keya aja ane dah senang 😀
    Dan mungkin ini jd pnebus dosa juga stelah di 2 MV single sblumnya dia tidak ada jd x ini kberadaannya lebih mudah terditeksi 😀

    Yg lucu buat ane, scene awal Techi, pas sebelum dia nendang TV (mulai detik ke-13) ada adegan yg nge-shot mukanya, ane pikir itu Ozeki, sempat kaget, dari Techi kok tiba2 ke Ozeki, tak taunya msih Techi, cuma ntah knp terlihat mirip Ozeki 😀

    1. Satu lagi yang bilang begitu 😀

      Ue doang? Yang dua lagi? 😀

      Ane malah pangling sama Aoi pas liat hasil screenshot, yang paling keliatan garangnya sih Fuuchan ya.

      1. Anakamirikaru says:

        Hahaha, bca komen dsini, pda satu suara 😀
        ini yg ane bilang dulu, sejauh ini Keya terlalu terpaku sama image, dark, dance sngar, jd klo dah berulang-ulang gk heran komennya pda gini semua.

        Inikan membandingkan soal nasib ngenes screentime UE dri single sblumnya sma single x ini, jd UE fokus utamanya 😀

        Aih 😀
        Iyakah? Ane liat Fuuchan gk ada ssuatu yg spesial.
        yg jatuh tuh Oda, rambut ala doranya mlah bikin dia gk klihatan sngar di MV ini 😀

      2. Setahun lalu, ane vokal soal ini.
        Sekarang, bodo amat 😀

        Sekarang yang miris Lord President 😀

        Ekspresinya Fuuchan lebih main 😀
        Oh, kangen Oda? 😀

      3. Anakamirikaru says:

        Yah, image ini dipake trus sejak single 4, single 1~3 masih fleksibel 😀
        Mungkin ini smua gra2 Hiragana jg x ya 😀

        Slalu harus dipaksa mnelan pil pahit ane 😀

        Cie cie cieeeeeee.. 😀
        Hadehhhhh

      4. Single 1-3 fleksibel? Enggak juga. Gara2 hiragana? Terus awal mula Hiragana itu gimana? 😀

        Ya udah biasa juga 😀

        Apaan? Cari celah yang gak pernah ada? 😀

      5. Anakamirikaru says:

        Ane bilang 1~3 fleksibel dari segi main songnya, gak dark2 amat, dancenya jg gk bikin nyeri otot, justru c/w nya gtu 😀
        Maksud ane dri segi image, klo Kanji idolish juga ntar Hiragana makin sulit, jadi Kanji spesialis dark n garang, nah Hiragana yg ambil idolish, dan Neru duduk manis bareng ane 😀

        Dah paling senior dri segi umur, “teraniaya” pula di screentime 😀

        Cie cie cieeeeee 😀

      6. Kaya yang ikutan dance aja 😀
        Boku wa iya dah 😀

        Orang tua istirahat aja, kebanyakan screentime juga kasian yang nonton 😀

        Kenapa? Kangen Dana ente? 😀

      7. Anakamirikaru says:

        Berika n UE sring ngeluh kecapean sih 😀
        😀

        Kasihan gmn, ane gk kaishan tuh 😀

        Cie cie cieeeeee 😀

      8. Ya inget umur makanya 😀

        Ya namanya bias 😀

        Kehabisan bahan pak? 😀

      9. Anakamirikaru says:

        Mnjemen sering lupa kloa da mmber yg dah berumur, wjah 2 bidadari ane itu mcm wajah anak SMP sih 😀

        Suuzon aja 😀

        Hahahahha, tau aja 😀

      10. Apaan 😀

        Waspada itu wajib 😀

        Keliatan ngomongnya ngaco (eh ini sih biasa ya) 😀

      11. Anakamirikaru says:

        Apaan nya apaan?

        Hadeh, ssuatu yg berlebihan tiu gak baek 😀

        LAh ente mancing2, ane bawa Oda dikit langsung diplesetin 😀

      12. Apa yang dibicarakan? 😀

        Gak ngacaan pak? 😀

        Cuma mengingatkan akan masa lalu 😀

      13. Anakamirikaru says:

        Bikin pusing otak ane aja 😀

        Dah ane gadaikan kaca dirumah ane 😀

        Hh, pdahl gk ada masa lau yg spesial pun

      14. Emang 😀

        Pantes 😀

        Oh iya? Masak? 😀

      15. Anakamirikaru says:

        “Oh iya? Masak?” <- kalimat tukang kompor sejati bener ini TT

      16. Oh iya harus 😀

      17. Anakamirikaru says:

        .

  4. Baru ketemu rumah barunya 😀

    MV nya keren, tapi ya karena udah banyak rilisan kanji keyaki yang seperti ini ya jadinya cukup keren aja, ga ada kesan lebih

    dan Headbang-nya… mudah2an ga bikin pusing kepala member saat live perform nanti karena jujur aja, ane headbang baru 3 kali aja udah kerasa muter sekeliling ane 😀

    1. Ketemunya dari mana nih? 😀

      MV yang ngebosenin ini ada hikmahnya, jadi menantikan MV yang lain 😀

      Karena faktor umur ya? 😀

      1. Ane ingetnya cuma ada yang komen kode warna di kosan lama itu petunjuknya… dan alhasil ketemu juga setelah ngotak-ngatik apa tulisan di blok warna itu 😀

        Sepakat, dan karena ane suporter hiragana yang pasti nungguin MV Ima ni Miteiro 😀

        Sssttt, jgn diperjelas dong min wkwkwk

      2. Untung ane urut, coba ane acak 😀

        Ane gak inget, dan gak minat nyari tau juga sih tracklistnya sama MV apa aja
        *di kos sebelah itu cuma ke artikel buat komen ngompor 😀

  5. Keren, tapi ya gitu aja, ga berbekas 😀

    Satu -satunya yang ane suka pas reff awalnya doang 😀

    Seperti biasa, tecchi-sama paling banyak screentimenya, dan ya udah biasa, jadi ya ga aneh lagi 😀

    1. Duh baca komennya kok gini semua 😀

      Suka sama lagu atau dance?

      Idol J emang gak bisa dilawan 😀

  6. mampir rumah baru dah 🙂

    hmm malah ane suka sama MV nya ga bosan-bosan sampe nonton 10-20 dalam sehari.
    seperti biasa techi dpt screen time banyak, tapi yg ane suka member2 jelata pada banyak ke shot jelas dibanding MV lain( ya itu juga cuman seperkian detik).

    klo ane lebih prefer MV/ lagu/koreografi model fukyouwaon,Katarunara, Otona dibanding sekai, futari, dll.
    meski emang bosen konsep nya gitu-gitu saja
    tapi jarang sekali ane lihat idol grup cewek jepang yg dance enerjik.

    1. Dapet alamat darimana? 😀

      Ada juga kan yang demen 😀
      Karena sekali lagi, selera tiap orang beda2.

      Udah ngelirik E-Girls?

      1. dpt alamat dri blog yg lama
        klo bisa rename dulu tuh gambar nya jadi pas klik kursor gambar 1 kliatan tulisan nya 😀
        jadi mudah ketebak hahaha.

        nah benar setiap orang pasti beda2 selera ada yg suka dan ada yang tidak suka.

        E-girl lebih ke anggun+kekorean klo mnurut ane.

      2. Emang disengaja gitu, lah hint yang dari dulu2 gak ada yang nemu 😀

        Kalau semua pendapat sama sih apa serunya 😀

        Beda persepsi, atau mungkin MV yang diliat kali ya 😀

  7. Di mv ini gk ada keyaki pose ya?

  8. Akhirnya i found this blog again xd sempet suram ketika bilang mau ditutup, taunya cuma pindah.
    Bagus lah, lanjutin terus om gw suka sama tulisan2 lu xd

    1. Hahaha, makasih dukungannya. 😀

      Soal MV ini gak ada pendapat? 😀

  9. Too much techi, ane nemu pmbagian screentime mvnya di twitter dan hasilnya screentime techi 10 kali lipat dbnding yang lain.
    Techi dpat 99~detik
    Jumin dpat 10 detik.
    Mau ane tmpelin di sini tp kok g bs y?

    1. Ya, sekali lagi, Keyaki gak menganut sila kelima Pancasila 😀

      goo.gl? Harusnya sih bisa 😀

Leave a Reply