Nogifes Addiction

Nogifes, Nogifes, dan Nogifes. Sejak game ini diluncurkan beberapa bulan lalu, aku termasuk salah satu yang langsung addicted dengan game ini. Sesuatu yang sebenarnya anomali, karena aku bukan termasuk tipikal mobile gamer yang biasa menghabiskan waktu berjam-jam bermain game di ponsel.

Mobile game terakhir yang membuatku ketagihan adalah Baseball Star, baseball game 3-4 tahun lalu. Aku tidak pernah menaruh minat serius pada mobile game, lebih enak main game di notebook. I did install such as NFS, Asphalt, FIFA, etc, but not really take them seriously.

Selain itu, aku sudah menyerah untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk game, pengalaman mengajarkan itu. Game-game yang masih kumainkan sampai sekarang mungkin hanya NFS sampai seri Undercover, MotoGP URT, beberapa trivia games, dan tentu, Nogifes.

Kenapa Nogifes bisa membuatku ketagihan, dan kenapa tidak dengan Nogikoi, atau Keyakise jika sama-sama game dengan tokoh utama Sakamichi, adalah karena it’s so simple. Simple is the best, seperti hype Angry Birds di awal dekade ini.

Pada dasarnya, tinggal buka, main sampai health point habis, dan sudah. Game-nya juga hanya sekedar a la Guitar Hero, asal tepat saja. Gak perlu mikir, gak perlu pertimbangan, asal hajar saja. HP habis? Coba lagi di kesempatan berikutnya.

Mungkin juga preferensi yang berbeda. Ada yang lebih suka main game yang butuh mikir lebih banyak, sesuatu yang bisa dilihat dari Nogikoi atau Keyakise, gameplay yang lebih sederhana, tapi rumit. Ada juga orang yang bermain game untuk action.

Pilih lagu, level, dan main. Ada yang lebih simpel?

Karena itulah ada orang yang lebih suka Football Manager ketimbang FIFA, ada yang lebih suka Garden Warfare ketimbang Modern Warfare, dan selanjutnya. Gameplay menjadi faktor penting, itu juga alasan kenapa aku tidak pernah addicted pada Harvest Moon.

Dan seperti yang sudah kubilang, interest untuk mobile game tidaklah begitu tinggi untukku. Jangan berharap aku tahu tentang MOBA dan sejenisnya, hanya game Monopoly yang ada di ponselku selain Nogifes. Alasan lain kenapa Nogifes menarik adalah requirement yang tidak terlalu tinggi.

Beda dengan game-game yang masuk kategori menarik bagiku seperti Asphalt, Nogifes tidak membutuhkan spesifikasi yang begitu tinggi. Ponsel dengan prosesor entry level sudah lebih dari cukup untuk menjalankan game ini dengan lancar, dalam pengalamanku, Snapdragon 4xx memuaskan untuk game ini.

Mungkin letdown dari Snapdragon 400 series hanyalah lag yang cukup sering terjadi saat memainkan level Expert. Sampai level Hard tidak ada masalah. Naik setingkat ke Snapdragon 600 series atau Mediatek Helio akan memuaskan hardcore gamers sekalipun.

Satu-satunya masalah yang ada hanyalah storage untuk live video butuh ruang yang besar, dengan live video mati -ini satu cara untuk membuat storage lebih lega- butuh ruang sekitar 1 GB. But I think all mobile games today all within the same range.

Besaran RAM 2 GB yang menjadi standar saat ini sudah cukup, asal dibantu dengan menutup aplikasi lain. Untukku, aku memainkan Nogifes primarily on Snapdragon 400 series dengan RAM 2 GB, tentu dengan pengorbanan untuk level Expert seperti yang sudah kusebut.

Anehnya, di Snapdragon 800 series, Nogifes malah mengalami lag yang lebih sering. Aku tidak begitu tahu apa karena perbedaan ukuran layar atau older GPU, yang pasti, di dua ponselku, aku lebih prefer memainkannya di Snapdragon 400 series.

OS yang dibutuhkan juga tidak terlalu tinggi. Lollipop masih bisa menjalankan game ini, tapi untuk lebih enaknya, Marshmallow atau Nougat dengan manajemen RAM yang lebih baik menjadi opsi bagus. Pengguna iOS? Sayangnya sedikit lebih sulit karena harus punya akun iTunes Jepang.

Lewat Android, bisa dengan mudah menjajal Nogifes dengan menginstal QooApp dan mencari Nogizaka Rythm Festival, install & play. Semudah itu. Well, if you ever have had the days to install Microsoft Windows via floppy disk, this is a bless.

Kembali ke gameplay, susah mengharap yang lebih simpel dari Nogifes. Intinya hanya bermain dan menaikkan level, semudah itu. Karena pilihan permainannya juga cukup banyak; Easy, Normal, Hard, Expert, dan Live seharusnya tidak ada kesulitan.

Yang menarik adalah bagaimana mengumpulkan card dan membuatnya menjadi tim yang kuat. Ada tiga type dalam jenis lagu dan card; Merah dengan item Matahari, Biru dengan item Bulan, dan Kuning dengan item Bintang. Memiliki card yang sewarna dengan lagu berarti memiliki HP dan GP lebih tinggi yang berarti skor lebih besar.

Ada lagi jenis card; N atau card bintang satu, yang paling umum. R atau bintang dua yang lebih susah didapat, SR yang kemungkinan mendapatkannya hanya 10%, dan yang paling langka SSR dengan 2% kesempatan. SSR menjadi satu-satunya yang belum kudapatkan sampai saat ini.

Card yang dikumpulkan menjadi tim bisa didasarkan sesuai item, generasi 1-2-3, atau mudahnya dengan level terbaik; SSR lalu SR, kemudian R dan N. Mengumpulkan card menjadi obsesiku sekarang ini, selain berusaha mendapatkan full combo di level Expert.

This slideshow requires JavaScript.

Anehnya, sekarang entah sudah berapa bulan aku main Nogifes dan masih belum ada tanda-tanda bosan, kecuali saat event selesai. Oh, aku belum bilang tentang event ya?

Event disini adalah adanya lagu-lagu yang tidak ada di daftar lagu biasanya. Sejauh ini sudah ada 4 event; Girl’s Rule, 13nichi no Kinyoubi, Kimi no Na Wa Kibou, dan Threefold Choice. Jika bisa mendapat target, maka ada rewards berupa diamond atau SR dari member tertentu.

Card Ashurin dari Event Threefold Choice

Event inilah yang menurutku kenapa Nogifes masih dimainkan, karena tanpa ini, it’s boring as hell. Lagu baru lama dan tidak ada rewards, belum lagi susahnya untuk naik level dari Normal ke Hard, atau dari Hard ke Expert.

For me, this is still an addictive game, membantu melepas kebosanan, dan membantu untuk tetap stay in touch dengan Sakamichi selama masa hiatus. Simpel dan adiktif, apa lagi yang bisa diharapkan? Tentu masih banyak yang bisa diperbaiki dari Nogifes.

Game ruling yang terlalu ketat mungkin jadi keluhan utama. Bukan hal yang aneh melihat diriku sendiri kehilangan 70 health point untuk 3 kali memainkan level Expert dan harus menunggu berjam-jam untuk main lagi. Selain itu rewards yang kecil dan variasi lagu yang sedikit. Belum lagi update yang mengesalkan.

Standard R Card Mizuki

Overall, aku menyarankan Nogifes bagi fans Sakamichi, baik yang sudah menjajal game lain seperti Nogikoi atau Keyakise. Atau bagi mereka yang baru mengenal Sakamichi.

Belum memainkan Nogifes? Give it a shot. Sudah main? Give a review.

All images and videos used are credited to it’s respective owners

Leave a Reply

44 Replies to “Nogifes Addiction”

  1. “Kembali ke gameplay, susah berharap yang lebih simpel dari Nogifes. Intinya hanya bermain dan menaikkan level, semudah itu”
    Wah poin utama yg alen gk disebut nih, ngumpulin diamond buat nge-gatcha biar dapet katu + siap2 kecewa dgn hasil gatcha 😀

    Game sakamichi yg masih ane maenin sejauh ini, meski udah muali bosan juga, untung ada event dan itupun tergantung hadiahnya.
    Ane sama kyk Riria, gampang bosan apalagi soal game mobile, emng sehatilah kami 😀

    Tpi stidaknya ini game sakamichi yg masih ane buka apliaksinya ktimbang nogikoi (buka hnya utk nge-screen shot kartu Ikuchan, Miona, Miria, Riria n Reno, save trus tutup apliaksinya :D) apalgi KeyaKise, yg dah sama sekali gk ane buka2 lagi apliaksinya.

    Ambiis di Nogifes sejauh ini, dapetin kartu SSr yg blum ane dapetin, n moga klo dapet, itu kartu member yg ane hrapkan 😀

    1. Ente curhat atau gimana? 😀

      Bah, mainnya gak pake hati sih 😀

      Nogikoi, Keyakise, AWY, sama apps apa itu yang isinya gak jelas, yang isinya blog member, semua ane hapus, menuh2in memory aja 😀

      Enak bener dong kalau sekali draw SSR dapet yang diharapkan 😀

      1. anakamirikaru says:

        Ya dikatain curhat juga boleh 😀

        Emng ane cepet bosan sih, tpi tidak untuk bini2 n adek2 ane 😀

        Eh ada emng apliaksi yg isinya blog mmber? setau ane yg gtu2 unofficial
        Ane mau hapus tkut ntar klo lgi pngen ribet ngedwonloadnya lgi, jadi ane biarin aja 😀

        Ya gk emsti skali juga, minimal gk bikin kesel aja, dah bbrp x dpt kartu yg sama 😀

      2. Emang curhat kan ente 😀

        Ngeles aja 😀

        Official bukan sih? Lupa ane, dulu keseringan lemot makanya ane hapus 😀

        Ya itu namanya main game, ada menang ada kalah 😀

      3. Anakamirikaru says:

        Ketahuan x ya? 😀

        😀

        Setau ane sih bukan official, soalnya klo app blog member gtu bnyak macam yg ane temuin 😀

        Nyoba nge-gatcha pake 20 diamond berkali2, dan apa yg terjadi? 4x berturut dpt kartu R Junna yg sama, 2x berturut dpt kartu R Iku yg sam dan ane dah punya sblumnya, allhaill sakit hati

      4. Pake banget 😀

        Iyakah? Soalnya dulu ada yang ngasih link di twitter, bilangnya official pula 😀

        Dapet R yang sama aja nangis, ane nih, 3 kali dapet SR Hinachima yang sama, pake ngelag gak bisa main pula dari kemarin, gagal diamond banyak pula 😀

      5. Anakamirikaru says:

        😀

        Kurang tau juga lah ya klo gtu, yg ane install (tp dah di uninstall lgi) gk official

        SR masih mending pak, ini R loh, perih rasanya buang 80 diamonds hnya utuk krtu yg sma , R pula tuh 😀

      6. Ane gak aneh2 install dah, kapok 😀

        Gimana kalau ane bilang gacha 10 card, dua diantaranya sama, dan ane udah punya juga sampe ane buat upgrade? 😀

      7. Anakamiirkaru says:

        Curhat ya?

        Masih biasa itu 😀
        Eh ane blum pernha upgrade pake card, ngefeknya besar gak? bisa naek brp level?

      8. Masak? 😀

        Tanya mulu, coba sendiri 😀

      9. Anakamirikaru says:

        Ente sama info aja pelit, gmn klo ane minta diamonds ke ente 😀

      10. Ane kasih gambar 😀

      11. Gak bisa tuh 😀

      12. Anakamirikaru says:

        Allahmak, klebihan satu huruf x kecilnya,
        efek ngetik sih bukan nge-paste 😀

      13. Dih malah bangga 😀

        Gak tau kalo komen FB/G+/Disqus, coba aja kali bisa.

      14. Anakamirikaru says:

        Ane kn selalu bngga sma diri ane sndir 😎

        Di G+, disqus bisa nge-paste, di FB ane gk tau, gk muncul2 kolom komennya, pdhal dah nunggu lama

      15. Bangga sampe ke hal yang enggak2 ya? 😀

        Masalahnya kalau di g+/FB gak keluar di panel admin sih, harus manual satu2 jadi agak ribet.
        Disqus belum ada yang nyoba, pada gak punya kah?

      16. Anakamirikaru says:

        Emang ane punya hal yg enggak2? 😀

        Klo disqus ane gk punya, kyknya sama aja bakal gk muncul dipanel admin, maknya di blog pun ane gk make disqus soalnya takut repot sndiri lntran harus buka akun disqus buat liat komen yg mausk, tpi ntahlah, tu cuma tebak2an ane aja

      17. Banyak sih pak 😀

        Cobain lah, kan bego kalo ane nyobain sendiri 😀

      18. Anakamirikaru says:

        Kecurigaan ente yg banyak 😀

        Takpalah, coba sndiri, ane sering ngelauin itu klo ane gnti template, tes kolom komen sndiri dsb 😀

      19. Orang itu harus waspada 😀

        Entar deh habis event 😀

      20. Anakamirikaru says:

        Kewaspdaan yg berlebihan gk baek buat ksehatan 😀

        Duh aduh, event lbih pnting ktimbng kosan sndiri 😀

      21. Berkaca dulu gih 😀

        Kaya ente enggak 😀

      22. Anakamirikaru says:

        😀 😀 😀

        Jdi ente ikut2 ane gtu mksdunya? 😀

      23. Pede amat, kebanyakan garamicin ya? 😀

      24. anakamirikaru says:

        Kbnyakan nyari diamonds 😀

      25. Hasilnya gak pernah bagus aja 😀

      26. Anakamirikaru says:

        Loh, stidaknya ane baru aja dpt kartu SSR, ente udah dpt blum? 😀

      27. Ane sih gak mau pamer ya 😎

      28. Anakamirikaru says:

        Halah2, alsan ja… 😀

      29. Mau dikasih liat? 😀

      30. Anakamirikaru says:

        SS lah 😀

      31. Gak mau dibilang sombong 😎

      32. Anakamirikaru says:

        “Ane udah hampir level 90 dari maksimal 150, gak punya SSR satupun”

        U P S . . . . . . ! ! ! ! 😀 😀 😀

      33. Berarti bener kata VR46, motogp itu 80% pembalap, 20% motor.

        Ane main Nogifes, gak butuh SSR bisa sejauh itu 😎 gimana pake SSR? 😎

      34. Anakamirikaru says:

        Bisa aja nih mengalihkan pmbahasannya, kan algi bhas punya SSR, screenshot sbg bukti, kok malah bawa2 Opah Vale 😀

      35. Ente yang kurang paham, makanya di artikel terakhir aja gak komen 😀

      36. Anakamirikaru says:

        Ah ngeles aja si bapak 😀
        Eh ada artikel baru ya?

  2. Setuju sama mimin. Game simple macam ini yg enak dimainin. Coba Keyakiseki, ternyata ribet banget + terlalu idol. Sama juga dengan Nogikoi. Jadi, ane copot deh. 😀

    1. Ane bingung sama Keyakise/Nogikoi, kaya Candy Crush Saga tapi kebanyakan tambahan 😀

  3. Baru ketemu 😀
    Pernah nyoba mau download Nogifes, tp memorinya gede jd mikir ulang dan akhirnya ngga jadi. Game di hp cuma Keyakise. Entah kenapa aku malah ketagihan keyakise soalnya bikin greget. Susah bgt ngegacha dpt kartu oshi, berasa dia member eksklusif bgt 😀

    1. Akhirnya 😀

      Keyakise bukannya gede juga? Installer-nya seinget ane dulu ukurannya sama aja. Nogifes kalau udah ketambahan video jatuhnya 1 GB-an.
      Kalau urusan gacha, Nogifes gak kalah susah, ane udah hampir level 90 dari maksimal 150, gak punya SSR satu pun 😀

Leave a Reply