Sakamichi Review : Boku Dake no Kimi – Under Super Best

Sakamichi Review is Back. Under Album pertama Nogi, Boku Dake no Kimi – Under Super Best, judul yang corny, dan harus kukatakan aku tidak begitu excited dengan album ini. Bahkan untuk dibilang album pun sedikit berat karena hanya membawa empat lagu baru. Less than a regular single.

Album yang lebih tepat disebut sebagai kompilasi dari Under Song selama single 1, Guru Guru Curtain sampai Itsuka Dekiru Kyou Kara Dekiru ini sebenarnya tidak ada salahnya. Well, karena dari judulnya saja sudah menunjukkan, meski “Super Best” sedikit over.

Karena Under selalu hanya mendapat satu lagu per single, apanya yang Super Best. Oh, sudahlah. Ini juga menjadi Sakamichi Review pertama untuk 2018, dan artikel pertama tentang Sakamichi di rumah baru ini. Well, aku masih sedikit susah untuk rutin menulis tentang Sakamichi…

Apalagi kalau bukan karena selama beberapa minggu lebih berkutat kembali di KPop -dan aku sudah bilang TWICE merilis single baru di Jepang?- juga mengumpulkan cincin virtual, menulis menjadi sedikit merepotkan. Tapi yah, setidaknya aku tidak menyerah pada keadaan.

Langsung saja, ini Sakamichi Review untuk empat lagu baru dari Under Super Best.

Tracklist


自分のこと Jibun no Koto – Nakamoto Himeka

Solo pertama dan terakhir Hime. Berada di sisi yang slow, berbeda dengan image Hime selama ini. Well, sebenarnya Hime sendiri menjadi center di lagu-lagu serupa, seperti Kimi wa Boku to Awanai Hou ga Yokatta no Kana dan Futogou, jadi bukan tipe lagu yang benar-benar baru.

Downside dari lebih fokus ke KPop selama beberapa minggu dan kemudian kembali ke JPop adalah aku harus menurunkan level ekspektasiku. Artikel sebelumnya sudah menjawab pertanyaan bukan? Nah, kritik ini mungkin subyektif, tapi di lagu ini, a big pity.

Hime masih tampil dengan vokal yang jadi ciri khasnya, seperti yang dia tunjukkan di Nogidan atau Cinq Etoiles, dan anehnya, aku merasa dia tidak ada di top form untuk lagu ini. Mungkin juga pengaruh aransemen, yang pasti, aku tidak bisa 100% menikmati lagu ini.

It was a good song nevertheless, but lack something special. Purple line ada, lirik oke, instrumen pun bagus. Yah, seperti yang kukatakan, mungkin karena aku belum total menurunkan level ekspektasi ke Nogi yang biasanya. Yang bisa kukatakan, ini adalah lagu bagus tapi cenderung forgettable.

Rate : ⭐⭐⭐1/2

自惚れビーチ Unubore Beach

Sedikit lebih ceria, masih dibawakan oleh formasi Under dari Itsuka, Unubore Beach adalah tipikal lagu khas summer single Nogi. Meski lagu ini sejujurnya bernuansa KPop, setidaknya untukku, cenderung forgettable dibanding KPop karena terlalu gloomy.

Gloomy dalam arti antara instrumen dan vokal terdengar tidak seimbang, musiknya terlalu keras dibanding vokal, jadi terasa tertutupi dan semangatnya jadi tidak terasa. Yah, kalau didengarkan, vokalnya sendiri kurang upbeat dibanding musiknya.

“come on, come on” yang repetitif sebenarnya menarik, tapi seperti yang kukatakan, sedikit membosankan. Musiknya mengingatkan pada era invasi Hallyu di awal 2010, KARA mungkin, musik yang mereka hadirkan mirip dengan ini. Jadi, bukan sesuatu yang baru untukku.

Rate : ⭐⭐⭐

その女 So no Jo

Membawa nafas dari Fuusen wa Ikiteiru, dengan rap di beberapa bagian yang intonasinya mirip. Juga dengan Eccentric, susah untuk tidak merasakan kemiripannya. Certainly a funky song, So no Jo terdengar familiar, karena lagu Under selama 2017 kemarin terasa seperti ini semua.

Karena Eccentric sudah kusebut, entah kenapa jika tanpa melihat judul lagu ini di ponsel, aku akan bilang ini adalah lagu Keyaki, karena output sounds yang ada lebih umum didengar di rilisan Keyaki. Overall, ini sama saja dengan lagu baru lain, cenderung forgettable.

Rate :  ⭐⭐⭐

誰よりそばにいたい  Dare Yori soba ni Itai

Lagu terakhir yang paling kuat purple line-nya. Classic Nogi style, which I love. Tidak menjual vokal tentu, tapi overall pembawaan member di lagu ini adalah yang terbaik dari 4 lagu baru. Yang kusayangkan adalah aku tidak menemukan adanya informasi tentang siapa center lagu ini dan juga lagu lain.

Tidak menonjolkan powerhouse vocal, tapi harmonisasi yang jadi poin plus. Iringan instrumen yang simpel juga bagus, karena membuat lagu ini berbeda dari yang lain. Yah, mungkin juga karena selera yang berbeda, tapi aku lebih suka tipe lagu seperti ini.

Rate :  ⭐⭐⭐ 1/2


Conclusion

Album kompilasi ini mencatatkan angka penjualan 64.823 di hari pertama menurut perhitungan Oricon. Angka yang solid mengingat hype album ini sama sekali tidak terasa, terlebih sejak diumumkan akan sedikitnya lagu baru, promosi yang setahuku juga tidak banyak kecuali Bomber-E.

Mixed thoughts untuk album ini. Angka penjualan dengan fakta akan kesan “bukan prioritas” bagi album ini tidak berjalan lurus, artinya fanbase untuk Under still going strong, sesuatu yang tidak tampak di 19th single kemarin, kalau ingat, aku pun menulis kalau fanbase Under crumble saat itu.

Maybe I’m wrong though. Atau yah, mereka menyimpan itu untuk album kali ini. Well, apapun itu, Under Album kali ini bisa dibilang menggembirakan dari segi angka. Untuk kedepannya, meski masih abu-abu, kurasa aman untuk mengatakan Under masih punya daya saing tinggi untuk melawan Gen 3 dan Senbatsu.

Bagaimana dengan prospek Under tahun ini? Masih kuat, aku bisa menjamin itu. Selama mereka masih tetap tanpa ada perubahan besar -graduate dan semacamnya- dan atau selama Gen 3 tidak dimasukkan ke Under, karena itu akan membuat perubahan besar.

Untuk lagu-lagunya, memang bagus tapi cenderung forgettable. Atau mungkin juga karena tidak ada MV yang dirilis untuk Album ini, karena biasanya Under MV memiliki kekuatan yang cukup signifikan dari MV.

Jadi, yang mana yang favoritmu?

All images and videos used is credited to it’s respective owners

Leave a Reply

25 Replies to “Sakamichi Review : Boku Dake no Kimi – Under Super Best”

  1. Jibun no Koto
    Entah knp lebih suka lagu grad Hime dari acara radio yg bareng Radio Fish ktimbang lagu solonya ini 😀
    Rate: 3 1/2

    Unubore Beach
    Suka lagunya, dan agak kesel jg, knp lagu ini gk pernah dibawakan stiap Uder tmpil di acara tipi akhir2 ini, malah bawain My Rule.
    Suka cerianya, suka aransmeen lagunya, klo miminya bilang KPop, ane yg jrng dengerin KPop jd gk nangkep unsur itu (ya iya lah) 😀
    Rate: 4

    Sono jo
    Setuja, rapnya lbih ke eccentrik keya klo mnurut ane dibanding ke rap ala Fusen dan ntah knp suara member Undernya pun pas rap terdengar kyk suara member Keya di eccentric 😀
    Rate: 3

    Dare yori soba ni itai
    Sbenanrnya ane kurng bgtu pas dgn lagu yg terllau soft gini, mungkin bkal beda klo aransemen softnya lbih mnonjolkan gitar akustik, klo yg ini suara lantunan piano lebih dominan 😀
    Rate: 3

    1. Ane punya sih lagunya yang itu, tapi belum denger udah keburu dipindah folder dan males nyari 😀

      Ada apa dengan My Rule? Ohh karena “itu” kah? 😀

      Lagunya emang lebih surem kaya Eccentric kan 😀

      Ente gak demen ini tapi Anata no Tame demen? Bias! 😀

      1. Anakamirikaru says:

        Asli enak, dan pas tau arti liriknya (liat di beamsubs), beh, dalem wak n makin suka

        Bukan knp2, cuma pas promo album ini tpi yg dibwa lagu my rule, ya meski my rule jg ada dlm album ini cuma ya bawa lagu baru lah 😀

        Iya, klo gk tau ini lagu Nogi bkal nebak tuh lagu Keya 😀

        Hahahaha, ini lagunya terllau melo, klo anata kan gk bgtu 😀

      2. Belum niat nyari tau sih, lagi repot sama laptop 😀

        Iya deh iya, percaya 😀

        Mana vokalnya gak bisa dibedain 😀

        Alasan aja 😀

      3. Anakamirikaru says:

        Yaelah, cuma ngeluangi 4 menit doang utk meresapi liriknya yg sderhana tpi bisa bikin ane mewek loh, lebay x ane ya, maklum prasaan ane trlalu lembut 😀

        Soalnya kan jrng2 Under promo sampe ke acara tipi, my rule dah sring + ada MV nya, nah maunya ksih ksmptan buat lagu bru yg gk ada MV nya 😀

        Betul betul betul 😀

        Curigaan aja 😀

      4. Belum pernah cium aspal ya? 😀

        Iya deh iya 😀
        Menggebu2 pasti ada motif terselubung soal “Under” 😀

        Jadi, yang bilang suka Sakamichi karena vokal, fix (……) isi sendiri 😀

        Waspada aja 😀

      5. Anakamiirkaru says:

        Dicium aspal sih blum n gk mau, biasanya dicium bini2 n adek2 ane 😀

        Gak capek ya curigaan mulu? 😀

        Fix (…) <- formula 44? 😀

        Lagi2!

      6. Minum par*mex dulu gih, kayanya ente halusinasi 😀

        Gak capek ya ngeles mulu? 😀

        Ya nyambung gak kira2 😀

      7. Anakamirikaru says:

        Klo halusinasi itu minum comb*ntrin lah 😀

        Niatnya mau paste link gambar buat naggepin komen ente, lupa gk bisa copas 😀

      8. Pengalaman ya? 😀

        ? Maksudnya paste juga gak bisa?

      9. Anakamirikaru says:

        Pastinya 😀

        Iya, nge-paste copyan ke kolom komen gk bisa 😀

      10. Bangga pula 😀

        Iyakah? Coba utak atik lagi deh..

      11. Anakamirikaru says:

        Dri pda gk ada yg bisa dibanggain 😀

        Allhamak, masih lama lah berarti status rumah rahasianya? 😀

      12. Curhat? 😀

        Kode udah disebar dimana2 kok, masa belum ada yang paham. Di tempat lama juga ada kan, di post terakhir 😀

      13. Anakamirikaru says:

        Mnurut lohhhhh?! 😀

        Ah ente kyk blog mmber Keya aja pake kode2an 😀
        Terang2an lah

      14. Ciyus, miapah? 😀

        Mencoba mengasah level kepekaan 😀
        Ente bisa mecahin? Palingan kabur ke detektif tidur 😀

      15. Anakamirikaru says:

        Miayam ada? 😀

        Yg kumpulan gambar2 sgitiga berwarna itu? mata ane bekunang2 liat gmbar itu 😀

      16. Miya** gak ada 😀

        Ckckck, susah kalo sama orang tua 😀

      17. Anakamirikaru says:

        Bayklin ada ane, mau? 😀

        😀

      18. Kurang greget 😀

      19. Anakamirikaru says:

        Bayklin + soda api, gmn? 😀

      20. Itu makanan sehari2 ente ya? 😀

      21. Anakamirikaru says:

        Kok tau? suka ngintip ane ya? 😀

      22. Emang layak diintip? 😀

      23. anakamirikaru says:

        Pait pait pait

Leave a Reply